Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Ketua DPRD Pekanbaru Sebut Penyelesaian Masalah Sampah Bukan Bimsalabim, Sanksi Tipiring Itu Positif

Penerapan sanksi Tipiring kepada warga yang membuang sampah sembarangan, masih menuai pro dan kontra.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Penerapan sanksi Tipiring kepada warga yang membuang sampah sembarangan, masih menuai pro dan kontra. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penerapan sanksi Tipiring kepada warga yang membuang sampah sembarangan, masih menuai pro dan kontra. Bahkan DPRD Pekanbaru selaku wakil rakyat, sudah memberikan masukan dan saran ikhwal ini.

Meski sudah diterapkan sanksi ini beberapa waktu lalu, masukan dan saran terus saja digulirkan legislator. Termasuk Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST. Dia merespon, tentang sanksi Tipiring ini, bahkan menyambut positif penerapan sanksi yang dimaksud.

Menurutnya, penerapan sanksi Tipiring tersebut, sebagai bentuk penguatan program Pj Wali Kota Muflihun, untuk mengatasi persoalan sampah. Tujuannya, agar masalah sampah ini bisa diselesaikan dengan baik.

"Ini bentuk dukungan kita. Saya pikir semua pihak juga harus mensupportnya," pinta Sabarudi kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (12/1/2023).

Lebih lanjut disampaikan, untuk masalah ini, memang harus ada kerjasama secara tegas oleh Pemko dengan masyarakat. Sebab dengan begitu, Pemko tidak berjalan sendiri, sementara masyarakat sadar akan kewajibannya.

Apalagi diketahui, untuk menyelesaikan persoalan sampah ini, butuh kerjasama yang utuh. Masalah sampah ini bukan pekerjaan yang bimsalabim di Program kan, kemudian selesai dengan tiba-tiba.

Tapi harus dimulai dengan perencanaan yang matang, termasuk konsekuensi yang harus dijalankan.

"Tapi kita sarankan ke Pemko, agar benar-benar mensosialisasikan ini kepada masyarakat. Sosialisasi tidak sekadar formalitas saja, tapi pesan itu benar-benar sampai ke masyarakat. Caranya, kerjasama dengan RT RW," saran Politisi Senior PKS ini.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru akan memberlakukan sanksi tegas bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Bahkan Pemko sudah membentuk Tim penegakkan hukum (Gakkum) yang dipimpin DLHK Pekanbaru.

Sanksi Tipiring ini bertujuan, agar ada kepedulian masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membuat efek jera bagi masyarakat yang buang sampah sembarangan.

Dengan begitu, sampah yang saban hari berserak di beberapa titik, tidak ada lagi ke depannya. ( Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved