Breaking News:

Berita Pelalawan

Pemakaian di Atas 7 Tahun dan Rusak Berat, Pemda Pelalawan Lelang Kendaraan Dinas hingga Alat Berat

Kepala BPAKD Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH menagtakan, Pemkab Pelalawan akan kendaraan dinas di awal tahun 2023 ini.

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Kepala BPAKD Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH menagtakan, Pemkab Pelalawan akan kendaraan dinas di awal tahun 2023 ini. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan kembali melelang sejumlah kendaraan dinas (randis) pada awal tahun 2023 ini.

Mulai dari mobil roda empat dan roda enam, sepeda motor, hingga alat berat.

Lelang randis dilakukan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Pekanbaru sebagai instansi yang berwenang atas pelelangan aset negara.

Rencana lelang telah diajukan sejak akhir tahun 2022 dan proses dimulai di awal 2023 ini. KPKNL langsung mengambil alih tahapan lelang sesuai dengan aturan perundang-undangan.

"Kita bekerjasama dengan KPKNL. Mereka semua yang melaksanakan tahapan mulai dari penilaian berakhirnya lelang," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH kepada Tribunpekanbaru.com , Minggu (15/1/2023).

Devitson menjelaskan, randis yang dilelang yakni terdiri dari 7 unit mobil dengan berbagai merk dan jenis, empat di antaranya roda 4 dan tiga roda 6.

Kemudian dua unit sepeda motor atau roda dua dan tiga unit alat berat seperti buldozer, grader, dan vibration roller.

Ada juga kendaraan yang berbentuk scrap yang digabung dalam satu paket yakni roda dua, roda enam, dan alat berat.

Lantaran kondisinya rusak berat dan tidak layak lagi untuk dioperasikan.

"Rata-rata penggunaan kendaraan ini di atas tujuh tahun dan kebanyakan kondisinya rusak berat. Jadi harus dilelang agar menghasilkan uang kembali ke daerah," terang Devitson Saharuddin.

Ia menyebutkan, tahap awal proses lelang yakni KPKNL menurunkan timnya ke Pelalawan untuk mengecek seluruh kendaraan yang akan dilelang.

Kemudian dilakukan penilaian untuk penentuan harga jual dalam lelang dan ditampilkan dalam situs pelelangan.

Setiap kendaraan dimuat dalam bentuk foto yang tercantum harga, uang muka, dan waktu penawaran.

Lelang terbuka itu dilakukan oleh KPKNL hingga kendaraan berhasil terjual dan hasilnya diserahkan kepada Pemda Pelalawan.

"Jadi sekarang lelang kendala kita tak repot-repot lagi seperti yang dulu. Kita tinggal terima bersih dan prosesnya mereka semua. Lelang juga terbuka untuk umum secara online," tandas Devitson.

Lelang kendaraan, lanjut Devitson, merupakan satu dari beberapa langkah Pemda untuk pemusnahan aset daerah yang tidak layak digunakan lagi.

Hal ini sudah sering dilaksanakan pemda berdasarkan aturan yang mengatur proses pemusnahan aset melalui lelang.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved