Breaking News:

Berita Riau

Jaksa Rampungkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi Dana Kasbon APBD Inhu Rp116 M, Ini Proses Selanjutnya

Jaksa penyidik Kejati Riau telah merampungkan berkas perkara dugaan korupsi dana kasbon APBD Inhu.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun
Jaksa penyidik Kejati Riau telah merampungkan berkas perkara dugaan korupsi dana kasbon APBD Inhu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, telah merampungkan berkas perkara dugaan korupsi dana kasbon APBD Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2005 sampai 2008 senilai Rp116 miliar.

Dalam perkara ini, jaksa menjerat Deari Zamora sebagai tersangka.

Tersangka sendiri sudah ditahan oleh tim penyidik sejak Senin (16/1/2023) kemarin.

Deaei Zamora diketahui menyerahkan diri kepada jaksa.

Ia sebelumnya 2 kali mangkir dari panggilan Korps Adhyaksa, setelah ditetapkan tersangka pada Desember 2022 lalu.

Penyidikan dugaan korupsi yang menjerat Deari Zamora ini, merupakan pengembangan dari mantan Bupati Inhu, Raja Thamsir Rahman, yang sudah lebih dulu menjalani proses peradilan dan divonis bersalah.

Dimana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 336 K/Pid.Sus/2014 Tanggal 10 Februari 2015, dalam perkara Thamsir Rahman mengenai adanya kerugian keuangan Negara sebesar Rp116 miliar lebih, masih banyak pihak-pihak yang belum dimintai pertanggungjawaban.

Proses pemberkasan pun rampung, setelah Deari Zamora diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Proses berikutnya, jaksa penyidik akan melimpahkan berkas perkara ke jaksa peneliti, atau masuk tahap I.

"Rencananya, mau tahap I," kata Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Bidang Pidsus Kejati Riau, Rizky Rahmatullah, Selasa (17/1/2023).

Nantinya, kata Rizky, jaksa peneliti akan menelaah berkas perkara untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materilnya.

Jika lengkap, akan dinyatakan P-21. Jika belum, berkas perkara akan dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk atau P-19.

"Kita berharap semoga segera P-21," bebernya.

Dari hasil penyidikan, tersangka selaku kontraktor dalam perkara ini belum mengembalikan kasbon sebesar Rp850 juta yang dipakai untuk kebutuhan pribadinya, dan dana kasbon tersebut berasal dari kas Daerah Kabupaten Inhu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved