Pantas Inter Milan Rela Menjual Pemain Bintangnya, Investasi Perusahaan China Tiap Tahun Menurun

Inter Milan diambang krisis finansial. Hal ini buntut dari suntikan dana investasi yang menurun drastis

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Firmauli Sihaloho
AFP
Suning Grup mulai mendengarkan penawaran untuk melepas Inter Milan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Inter Milan diyakini akan melakukan penghematan belanja pemain. Bahkan, Inter Milan pun siap melego pemain bintangnya untuk mengatasi krisis finansial.

Hal ini berasal dari nilai investasi Inter Milan oleh perusahaan China telah turun drastis dalam beberapa tahun terakhir

Dari 97 juta euro selama musim 2018-19 menjadi hanya 3 juta euro sekarang.

Hal ini menurut outlet berita Italia Gazzetta.it, yang melaporkan bahwa efek pandemi COVID-19 serta pembatasan oleh pemerintah China membuat pendapatan dari sponsor China anjlok dari musim ke musim untuk Nerazzurri.

Pemilik Inter saat ini Suning membuka jembatan yang signifikan antara Nerazzurri dan kemitraan komersial dengan perusahaan Asia mulai tahun 2016.

Nilai total pendapatan dari kesepakatan ini meningkat menjadi 75 juta euro pada musim 2016-17, 92 juta euro pada musim 2017-18, dan akhirnya 97 untuk kampanye 2018-19 euro, nilai tertinggi yang mereka capai.

Itu akan terbukti menjadi nilai investasi tertinggi oleh perusahaan China di Inter Milan melalui kesepakatan sponsor.

Namun, goncangan ekonomi akibat pandemi global mengubah keadaan secara drastis.

Dibandingkan dengan pendapatan selama musim 2019-20, nilai kesepakatan ini turun drastis menjadi 44 juta euro selama musim 2019-20, musim di mana pandemi global melanda.

Ini selanjutnya turun menjadi 38 juta euro selama musim 2020-21, dan hanya mencapai 16 juta euro selama musim 2021-22.

Kali ini, nilai total perjanjian sponsorship Inter dengan perusahaan China telah turun ke titik terendah selama kepemilikan Suning, mencapai total hanya 3 juta euro.

Penghentian prematur dari dua kesepakatan komersial Nerazzurri yang paling menguntungkan dengan perusahaan China, yaitu dengan Imedia dan Beijing Yixinshijie, telah menjadi penyebab signifikan dari penurunan ini.

Sementara itu, nilai sponsor pemilik Inter Suning untuk pusat pelatihan dan peralatan pelatihan tim juga menurun.

Dari titik tertinggi 16,5 juta euro plus add-on, nilai kesepakatan itu kemudian turun menjadi 16 juta euro  tanpa add-on di musim 2019-20, dan kemudian sebesar 5,4 juta euro selama musim 2020- 21 musim dan tambahan 4,5 juta euro untuk kampanye 2021-22.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved