Breaking News:

Berita Riau

Tilang Manual Bisa Saja Diterapkan Lagi di Riau, Ini Penjelasan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau

Penerapan tilang manual bisa diberlakukan lagi di Riau, meski sudah ditiadakan sesuai Surat Telegram Kapolri nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau Kompol Irnanda Oktora mengatakan, mengenai diterapkannya kembali tilang manual di Riau, sejauh ini belum ada petunjuk dari pimpinan. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penerapan tilang manual, bisa saja diberlakukan lagi di Provinsi Riau.

Atau lebih spesifik, di kabupaten/kota yang ada di Riau.

Sebagaimana diketahui, tilang manual sudah ditiadakan sejak beberapa bulan lalu.

Hal ini menyusul dikeluarkannya Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022.

Isinya menginstruksikan penindakan Korlantas pada pelanggar lalu lintas tidak menggunakan tindak tilang manual.

Saat ini, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, menjadi satu-satunya penindakan atau penegakan hukum terhadap para pengendara nakal.

Petugas polisi lalu lintas (Polantas) juga sudah turut dibekali dengan handphone yang memiliki fitur ETLE mobile yang dapat mengambil foto pelanggar lalu lintas.

Namun belakangan, sejumlah daerah sudah mulai kembali menerapkan tilang manual.

Salah satu wilayah yang sudah menggelar tilang manual adalah Semarang, Jawa Tengah, terhitung mulai 1 Januari 2023.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Pol Dwi Nur Setiawan melalui Kasubdit Gakkum Kompol Irnanda Oktora mengatakan, mengenai diterapkannya kembali tilang manual di Bumi Lancang Kuning, sejauh ini belum ada petunjuk dari pimpinan.

"Sejauh ini belum ada petunjuk dari Bapak Direktur (Lalu Lintas)," katanya, Selasa (17/1/2023).

Menurut Kompol Irnanda, yang pasti penerapan tilang manual memiliki dampak kepada masyarakat, khususnya untuk patuh berlalu lintas.

Diungkapkannya, tidak tertutup kemungkinan, tilang manual bisa saja diterapkan kembali di Riau.

"Bisa jadi (diterapkan lagi tilang manual) jika dilihat sangat berpengaruh dalam mewujudkan kamseltibcarlantas," terang dia.

"Namun ini (tetap) menjadi kebijakan pimpinan," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved