Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polisi Ringkus 3 Pengedar Narkoba Bersenpi di Pelalawan

Satres Narkoba Polres Pelalawan menangkap tiga orang pengedar dan sejumlah barang bukti keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika di Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelalawan kembali meringkus pengedar narkotika di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Kamis (18/1/2023) pekan lalu.

Kali ini Satres Narkoba Polres Pelalawan menangkap tiga orang pengedar dan sejumlah barang bukti keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika di ibukota Pelalawan.

Penangkapan para pelaku di sebuah rumah di Jalan Markisa Kelurahan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Pengedar yang diciduk kali ini agak berbeda lantaran memiliki sepucuk Senjata Api (Senpi) rakitan yang disita polisi saat penangkapan. Pelaku bakal dikenakan pasal tambahan lantaran mempunyai senpi ilegal.

"Selain menyimpan narkoba, pelaku atas nama MN kedapatan menyimpan Senpi jenis rakitan Laras pendek berikut amunisinya," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SIK SH kepada wartawan saat konperensi pers pada Jumat (19/1/2022) pekan lalu di Mapolres.

Adapun indentitas ketiga tersangka yakni BS alias Jarot (30) yang tinggal di Jalan Markisa Kelurahan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Kemudian SK alias Jufri (24) beralamat di Jalan Mawar Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci. Terakhir MN alias BIT (38) tercatat sebagai warga Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tersangka terakhir yang memilik Senpi yang lengkap dengan pelurunya dan penangkapannya hasil dari pengembangan dua tersangka pertama.

"Tersangka BS dan SK yang lebih dulu diringkus tim Opsnal, kemudian dikembangkan lalu menangkap tersangka MN," tambah Kapolres Suwinto.

Awalnya, Tim Joker Satres Narkoba Polres Pelalawan menerima informasi jika di sebuah rumah di Jalan Markisa Pangkalan Kerinci sering terjadi transaksi narkotika. Tim Joker yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Pelalawan Iptu Rejoice Benedito Manalu SIK melakukan penyelidikan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penggerebekan dan menangkap pelaku BS dan SK di dalam rumah.

Selanjutnya dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku mendapat narkoba dari MN. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mencokok MN bersama seluruh barang bukti miliknya. Termasuk sepucuk Senpi laran pendek jenis rakitan dan beberapa amunisi.

"Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pelalawan bersama ketiga pelaku. Kasus ini masih tetap didalami oleh tim Satres Narkoba," tambah Suwinto.

Barang bukti yang disita dari tangan BS dan SK yakni 13 paket kecil sabu yang dibungkus dengan plastik bening klep merah dan siap untuk diedarkan. Kemudian satu bal plastik bening pembungkus sabu, dua sendok yang terbuat dari plastik, satu unit handphone, uang tunai Rp 150 ribu, dan sebuah kotak.

Sedangkan barang bukti dari tangan tersangka MN yaitu 6 paket sabu berukuran sedang dan kecil dibungkus plastik bening klep merah. Setengah butir ekstasi, satu bal plastik klep merah, satu unit telepon genggam, sebuah tas sandang warna hitam. Kemudian satu unit Senpi rakitan laras pendek, satu butir peluru aktif, satu kotak amunisi airsoft gun, dan satu tabung airsoft gun.

"Untuk kasus Senpi kita serahkan ke Reskrim, apakah sudah pernah dipakai untuk tindak pidana atau tidak. Masih dalam pengembangan," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved