Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pantun Melayu

5 Pantun Melayu Penutup Acara, Semoga Bermanfaat untuk Semua

Agar berkesan, seorang pembawa acara dapat menggunakan pantun melayu sebagai kata penutup acara.

Editor: Ariestia
Net
Agar berkesan, seorang pembawa acara dapat menggunakan pantun melayu sebagai kata penutup acara. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pantun melayu sebagai penutup biasa disampaikan oleh pembawa acara.

Agar berkesan, seorang pembawa acara dapat menggunakan pantun melayu sebagai kata penutup acara.

Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang terdiri dari empat baris.

Hingga saat ini, pantun melayu masih terus bertahan di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Bahkan, di Riau, pantun melayu kerap digunakan sebagai materi sambutan, pidato atau pun ceramah.

Biasanya, pemakaian pantun melayu digunakan di pembuka kata atau pun di penutup.

Namun tak jarang juga, pantun melayu dipakai di isi pidato, sambutan atau ceramah itu sendiri.

Berikut lima pantun melayu penutup acara:


Bunga dedap di atas para

Anak dusun pasang pelita

Kalau tersilap tutur bicara

Jemari disusun maaf dipinta

=========================

Bunga mekar di perbukitan

Sawah luas di pedesaan

Terima kasih untuk perhatian

Mohon maaf untuk kesalahan.

=========================

Burung dara burung cenderawasih

Cari dulu di Papua

Cukup sekian terima kasih

Semoga bermanfaat untuk semua

=========================

Berbaju kurung si anak dara

Sanggul berhias kembang melati

Kalau tersilap tutur bicara

Mohon maafkan sepenuh hati

=========================

Hari panas sawah membelah

Hutan rimba tempat si rusa

Maafkan kalau ada salah

Namanya juga manusia.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved