Breaking News:

Berita Riau

Eks Ketua KONI Kampar Bakal Duduk di Kursi Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bangkinang

Eks Ketua KONI Kampar Surya Darmawan, akan segera menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Bangkinang

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir
Mantan Ketua Koni Kampar, Surya Darmawan saat berada di mobil usai diperiksa di Kantor Kejati Riau beberapa waktu lalu. Dia segera menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung instalasi rawat inap (Irna) tahap III RSUD Bangkinang. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Eks Ketua KONI Kampar Surya Darmawan, akan segera menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung instalasi rawat inap (Irna) tahap III RSUD Bangkinang.

Pasalnya, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah melimpahkan berkas perkara kasus dugaan rasuah ini ke Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan terdakwa Eks Ketua KONI Kampar itu.

"Benar berkasnya sudah dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum," ucap Panitera Muda Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru Rosdiana Sitorus SH, Selasa (24/1/2023) terkait kasus yang menjerat Eks Ketua KONI Kampar tersebut.

Sementara dari pantauan Tribunpekanbaru.com di situs resmi PN Pekanbaru di alamat https://sipp.pn-pekanbaru.go.id , sidang perdana dengan terdakwa Surya Darmawan akan digelar pada Selasa, 31 Januari 2023.

Sidang rencananya bertempat di ruang Mudjiono SH, sekitar pukul 09.00 WIB.

Tak hanya Surya Darmawan, seorang tersangka lagi yakni Kiagus Toni Azwarani selaku Kuasa Direksi PT Gemilang Utama Allen, juga menjalani proses yang sama.

Berkas perkara Kiagus juga sudah dilimpahkan JPU ke pengadilan.

Dalam perkara ini, total ada 6 orang yang dijerat jaksa, karena dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas timbulnya kerugian keuangan negara.

Selain Surya Darmawan dan Kiagus Toni Azwarani, 4 orang lainnya sudah lebih dy dihadapkan ke meja hijau di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Mereka adalah Emrizal selaku Project Manager, Abd Kadir Jaelani sebagai Direktur PT Fatir Jaya Pratama, Mayusri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Rif Helvi, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas.

Diketahui, kegiatan pembangunan ruang Irna tahap III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan.

Pagu anggaran Rp46.662.000.000. Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang Utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp46.492.675.038.

Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Management Konstruksi (pengawas) dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan selaku pemenang lelang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved