Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sering Dikentuti, Kakek di Pasangkayu Tikam Sahabat Sendiri

Seorang kakek-kakek di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Baratnekat menikam sahabatnya sendiri karena sering dikentuti korban.

net
Sering Dikentuti, Kakek di Pasangkayu Tikam Sahabat Sendiri 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang kakek-kakek di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Baratnekat menikam sahabatnya sendiri karena sering dikentuti korban.

Pelaku berinisial BD (63) itu mengaku nekat menikam temannya itu karena kesal korban yang berinisial Z (52) sering mengentuti pelaku.

Padahal, BD dan Z adalah sahabat dan sering ngumpul bersama.

Peristiwa nahas itu terjadi pada saat mereka ngumpul di rumah tetangga mereka yang bernama Mas Imran (53) di Desa Bulumario, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu.Minggu (5/3/2023) sore.

Sebelumnya BD dan Z ngobrol di rumah Z dan bergeser ke rumah Mas Imran.

Singkat cerita, korban dan pelaku pamit kepada Imran.

Tiba-tiba saat di jalan terdengar suara korban minta tolong.

Ternyata saat itu korban sudah ditikam oleh pelaku.

Warga yang mendengar keributan langsung ke lokasi dan menemukan korban terkapar dengan luka tima di tubuhnya.

Oleh warga, korban kemudian dibawa ke puskesmas dengan naik sepeda motor.

Namun takdir berkata lain, korban meninggal dunia akibat luka tikam.

Sedangkan pelaku langsung kabur setelah melukai korban.

Warga yang mengetahui kejadian penikaman lantas melapor ke Polsek Sarudu.

Tidak lama setelah kejadian, pelaku BD berhasil diamankan.

Kapolsek Sarudu IPTU Usman membenarkan informasi tersebut.

"Pelaku sudah kami amankan, untuk diproses lebih lanjut," katanya.

Ia mengatakan motif kasus ini dipicu masalah sepele yakni BD mengaku kesal dengan korban karena kerap kentut di dekatnya.

"(Pelaku) tersinggung karena korban kerap melakukan hal hal yang tidak sopan ke pelaku. Termasuk salah satu korban seringkali buang angin di dekat pelaku," imbuh Usman.

Usman belum bisa memberikan keterangan lebih banyak soal kasus ini.

Termasuk pasal apa yang disangkakan kepada pelaku.

Sementara itu Kapolres Pasangkayu AKBP Chandra Kurnia meminta masyarakat untuk menjaga kondusifitas.

Warga diharapkan tidak terprovokasi akibat kasus ini.

Chandra berjanji polisi bakal mengusut tuntas tewasnya korban.

"Kami meminta kepada warga, untuk tidak terprovokasi. Kasus ini akan saya pastikan ditangani dengan profesional berdasarkan hukum yang berlaku. Percayakan kepada kami," imbaunya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved