Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Megawati Curhat, Merasa Dibully Wartawan

Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri HUT ke-9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Editor: Ilham Yafiz
youtube kompas tv
Megawati Curhat, Merasa Dibully Wartawan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri HUT ke-9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Minggu (19/3/2023).

Di momen itu, Megawati Soekarnoputri meluapkan keluh kesah mengenai pemberitaan dirinya di media massa.

Keluh kesah itu disampaikannya saat memberikan arahan sebagai Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Awalnya, Megawati menyinggung politisi yang bermain dua kaki menjelang Pemilu 2024.

"Di tahun ini politik sekarang itu seperti orang berdansa. Kenapa? Karena lagi mikir, 'Aku melo ngono atau aku melo ngono atau melo dua duane,' sing akhire pingsan dewe," ujarnya sembari duduk di atas panggung mengenakan kacamata hitam.

Bahkan dia menyebut politisi yang bersikap demikian sebagai orang munafik.

Menurutnya, hal itu berbanding terbalik dengannya yang terang-terangan menyatakan sikap di hadapan publik.

"Banyak orang sekarang yang menurut saya munafik, sembunyi dia. Kalau saya ya ini hadap-hadapan," katanya.

Megawati kemudian menyadari bahwa ucapannya itu berpotensi viral. Namun dia merasa sudah kebal menghadapi berbagai pemberitaan yang dianggapnya sebagai perundungan.

"Saya tinggal nunggu, wartawan bully saya apa enggak," ujarnya.

Selain merasa di-bully atau dirundung, Megawati juga mengaku tahu bahwa wartawan seperti itu merupakan suruhan pihak tertentu.

Sikap seperti itu juga dianggap Megawati tak mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan Kode Etik Jurnalistik. Saking kesalnya, dia sampai salah menyebut Kode Etik Jurnalistik menjadi Kode Edit Jurnalistik.

"Saya tahu dia disuruh, tapi dia tidak mengenal Pancasila dan tidak mengenal apa namanya Kode Edit, Kode Etik Jurnalistik," kata Megawati.

SUMBER: https://www.tribunnews.com/nasional/2023/03/19/curhat-megawati-merasa-dibully-wartawan-saya-tahu-dia-disuruh.
Penulis: Ashri Fadilla
Editor: Muhammad Zulfikar

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved