Berita Pelalawan

Hotspot Mulai Muncul di Pelalawan, Curah Hujan Menurun dan Kemarau Mendominasi

Hotspot mulai muncul di Pelalawan Riau saat curah hujan mulai menurun dalam dua pekan terakhir

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Ilustrasi. Hotspot mulai muncul di Pelalawan saat curah hujan menurun dan kemarau mendominasi, waspada Karhutla 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Hotspot mulai muncul di Pelalawan Riau saat curah hujan mulai menurun dalam dua pekan terakhir.

Meski setiap hari masih berpotensi hujan, tetapi intensitasnya mulai ringan hingga sedang.

Bahkan hujan yang turun sering hanya berupa gerimis ringan dengan jangka waktu yang relatif singkat.

Tidak seperti bulan lalu, dimana hujan dengan intensitas lebat sering mengguyur Pelalawan. Tak jarang juga disertai petir dan angin kencang setiap hujan lebat melanda.

"Saat ini kecenderungannya hujan yang ringan dan tidak merata. Pada umumnya curah hujan berkurang, tapi masih ada peluangnya setiap hari," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan MSi kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (22/3/2023).

Menurunnya curah hujan, lanjut Zulfan, ditandai dengan hotspot atau titik panas yang mulai muncul di Pelalawan.

Dalam satu pekan terakhir ada dua hotspot yang terpantau di wilayah pesisir.

Tetapi tingkat confidence masih ringan dan belum berpeluang menjadi titik api atau firespot.

Zulfan menyebutkan, dari peta cuaca di wilayah diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pelalawan, sebagian daerah Pelalawan mulai menunjukkan warna merah.

Artinya wilayah Pelalawan yang khususnya di bagian pesisir, rentan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) karena musim kemarau mulai mendominasi.

BPBD, lanjut Zulfan, meningkatkan intensitas patroli di beberapa kecamatan yang selama ini rawan terjadi Karhutla.

Petugas akan turun secara rutin memantau wilayah-wilayah yang menjadi langganan kebakaran. Untuk mengantisipasi munculnya titik api atau firespot.

"Alhamdulillah sepanjang 2023 belum ada kasus Karhutla di Pelalawan. Patroli sudah kita efektikan sejak Februari lalu" ujar Zulfan.

BPBD mengimbau seluruh masyarakat pemilik lahan untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka dan mengolah lahan untuk berkebun maupun bertani.

Pasalnya bisa menimbulkan kebakaran yang meluas dan sulit dipadamkan.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved