Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Polisi Senior Kena Hajar Juniornyo Cuma Perkara Antre BBM, Begini Kata Kapolsek

iral di media sosial pemukulan oleh oknum polisi kepada seniornya yang juga seorang polisi, cuma gara-gara antre ATM

Tayang:
Tangkapan layar akun Instagram @memomedsos
Polisi di MEdan melakukan pemukulan ke seniornya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di media sosial pemukulan oleh oknum polisi kepada seniornya yang juga seorang polisi.

Kejadian ini dialami oleh polisi di Kota Medan.

Video itu pun viral di media sosial Instagram setelah diunggah pada Kamis (23/3/2023).

Adapun hal yang menjadi pemicu pemukulan itu karena hal yang cukup sepele.

"Diduga Tak Sabar Antri di ATM, Seorang Oknum Polisi Pukul Anggota Brimob yang Lebih Senior Darinya," tulis unggahan tersebut.

Hingga Jumat (24/3/2023), video viral itu telah dikomentari ratusan warganet.

Lantas, bagaimana kronologi kejadian tersebut?

Penjelasan pihak kepolisian

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak membenarkan adanya insiden pemukulan yang dilakukan polisi terhadap polisi di Medan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/3/2023) di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

"Betul itu terjadi," kata Iptu Christin saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/3/2023).

Christin mengatakan, peristiwa pemukulan itu terjadi setelah kedua polisi sempat adu mulut.

"Sebenarnya salah paham saja itu," ucapnya.

Diberitakan Kompas.com Kamis (23/3/2023), pelaku pemukulan diketahui bernama Bripda Rizki Kemit, seorang polisi yang bertugas di Direktorat Samapta Polda Sumut.

Sedangkan korban bernama Bripka Mahadi Sihombing, seorang anggota Brimob dan merupakan senior pelaku.

Duduk perkara kejadian

Masih dari sumber yang sama, peristiwa penganiayaan itu terjadi ketika keduanya tengan mengantre di ATM.

Bripda Rizki Kemit tidak sabar mengantre dan meminta agar dirinya didahulukan. Namun, Bripka Mahadi Sihombing menolak.

Setelah Bripda Rizki menyelesaikan transaksi, dia menghampiri Bripka Mahadi Sihombing dan memarahinya.

Bripda Rizki sempat mengatakan bahwa dirinya adalah polisi yang sedang terburu-buru.

Saat itu juga, Bripda Rizki memukuli korban di bagian wajah dan menendang perutnya.

Korban kemudian mengaku bahwa dirinya merupakan anggota Brimob. Namun, Bripda Rizki justru semakin tersulut emosi.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mencoba melerai keduanya.

Dilaporkan ke Polsek Medan Tuntungan

Setelah mendapatkan pukulan dan hantaman di perutnya, Bripka Mahadi Sihombing membuat laporan ke Polsek Medan Tuntungan.

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak mengatakan telah menerima laporan tersebut.

Pihaknya kemudian meminta korban untuk melakukan visum. Namun, hasil visum belum bisa diinformasikan.

"Saya dengar informasi, (penyelesaian) memang mau ke arah kekeluargaan secara kedinasan," ucap Christin.

Akan tetapi, Christin mengaku belum bisa memastikan penyelesaian kasus penganiayaan tersebut karena masih dalam pemeriksaan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved