Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mbah Slamet Trending di Twitter, Dukun Pengganda Uang Bunuh 13 Korbannya

Mbah Slamet atau Tohari menjadi topik Trending di Twitter , dia adalah dukun pengganda uang yang membunuh 13 korbannya

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Kompas.com
Mbah Slamet Trending di Twitter, Dukun Pengganda Uang Bunuh 13 Korbannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mbah Slamet atau Tohari menjadi topik Trending di Twitter , dia adalah dukun pengganda uang yang membunuh 13 korbannya.

Terungkap bahwa Mbak Slamet telah memulai aksinya sebagai dukun pengganda uang sejak tahun 2020 lalu saat musibah Covid-19 sedang melanda.

"Sejak 2020 pengakuannya tersangka," kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto saat di lokasi penemuan mayat Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (4/4/2023) petang.

Namun demikian, polisi masih terus mendalami keterangan tersangka karena keterangan tersangka masih kerap berubah-ubah.

Hendri melanjutkan, saat dibawa ke lokasi penemuan mayat, Mbah Slamet tidak ingat nama-nama 13 korban yang telah dibunuh dan dikuburkan.

"Ditanya lubang ini atas nama siapa lupa," ujar Hendri.

Pantauan Kompas.com, Mbah Slamet diajak untuk menunjukkan lubang-lubang bekas kuburan yang telah dibongkar.

Mbah Slamet hanya mengingat korban pertama yang ditemukan, yaitu Paryanto (53) warga Sukabumi, Jawa Barat, dan kuburan terakhir yang dibongkar atas nama Irsyad dan pasangannya, warga Lampung.

Diberitakan sebelumnya, polisi kembali menemukan dua mayat korban dukun pengganda uang Tohari (45) aliasi Mbah Slamet pada Selasa (4/4/2023) sore.

Dengan penambahan ini, maka total korban yang telah ditemukan sebanyak 13 mayat.

Sebagian korban merupakan pasangan suami istri.

Dari catatan Kompas.com, dari 13 mayat yang ditemukan, empat di antaranya berjenis kelamin perempuan. sumber data: Kompas.com

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved