Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Puluhan Jet Tempur Dilibatkan, China Kepung Taiwan dengan Latihan Militer

China mengepung Taiwan dengan latihan militer mereka di kawasan perairan itu.

Tayang:
Penulis: M Iqbal | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Puluhan Jet Tempur Dilibatkan, China Kepung Taiwan dengan Latihan Militer 

TRIBUNPEKANBARU.COM - China mengepung Taiwan dengan latihan militer mereka di kawasan perairan itu.

Amerika Serikat turun tangan dengan melakukan pengawasan terhadap latihan militer China tersebut.

"Amerika Serikat memiliki sarana untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan itu," Institut Amerika di Taiwan (AIT) mengatakannya pada hari Minggu (9/4/2023).

Diberitakan Taiwannews, AIT mengatakan saluran komunikasi Washington dengan Beijing tetap terbuka dan AS telah berulang kali meminta China untuk menahan diri dan menahan diri untuk tidak secara sepihak mengubah status quo, Reuters mengutip juru bicara AIT.

Pada hari Minggu, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (MND) mengatakan total 58 pesawat militer China, termasuk pesawat tempur Sukhoi-30 dan Chengdu J-10 dan pembom H-6, terbang di dekat negara tersebut, tiga puluh satu di antaranya melintasi median garis Selat Taiwan.

Selain itu, ada sembilan kapal Angkatan Laut China yang berlayar di sekitar Taiwan.

Sumber keamanan Taiwan pada Sabtu, 8 April kemarin mengatakan bahwa latihan tersebut termasuk simulasi serangan terhadap kelompok kapal induk dan latihan anti-kapal selam.

China mengumumkan latihan tiga hari ini sebagai tanggapan atas pertemuan penting antara Tsai Ing-wen dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy.

Dijuluki latihan "pedang bersama", Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan akan menggelar "patroli kesiapan tempur" di Selat Taiwan dan wilayah udara di utara, selatan, dan timur Taiwan.

MND mengatakan telah menerapkan langkah-langkah pengawasan dan sangat waspada terhadap aktivitas China di seluruh negara.

Kementerian tersebut menuduh China "sangat menyabotase perdamaian, stabilitas, dan keamanan regional" dan menambahkan akan mempertahankan sikap tenang, pragmatis, dan tegas dalam menangani masalah tersebut sehingga "tidak meningkatkan konflik, tidak memicu perselisihan" sambil mempertahankan kedaulatan dan kedaulatan Taiwan.

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved