Liga Champions

Simone Inzaghi Balas Kritikan, Inter Milan Cukur Benfica 2 Gol Tanpa Balas

Cukur Benfica di kandangnya, Inter Milan amankan poin di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu dini hari tadi.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Simone Inzaghi Balas Kritikan, Inter Milan Cukur Benfica 2 Gol Tanpa Balas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Cukur Benfica di kandangnya, Inter Milan amankan poin di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu dini hari tadi.

Simone Inzaghi berterima kasih kepada skuad Inter Milan atas penampilan luar biasa untuk mengalahkan Benfica 2-0 di perempat final Liga Champions.

Pelatih berada di bawah tekanan besar menjelang pertandingan Benfica vs Inter Milan.

Ini merujuk pada performa Nerazzurri yang boborok di beberapa laga sebelumnya di Liga Italia dan Coppa Italia.

Benfica tidak terkalahkan di Liga Champions musim ini, tetapi nyaris tidak menguji Andre Onana dalam laga leg pertama Liga Champions.

"Itu adalah penampilan yang luar biasa dengan kerja keras, lari, tekad dan kami menikmati malam ini, tetapi juga tahu ini baru 90 menit pertama. Kami melakukannya dengan sangat baik di kedua fase, membiarkan Benfica sangat sedikit. Para pemain tampil luar biasa, tapi leg kedua tidak bisa dianggap remeh,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

Sundulan langka Nicolo Barella dan penalti Romelu Lukaku memastikan kemenangan 2-0 di Estadio da Luz.

Meski aturan gol tandang tidak lagi berlaku, ini masih merupakan keunggulan besar yang dibawa ke San Siro untuk leg kedua pada 19 April.

"Jangan lupa bahwa kami memiliki tiga pertandingan tanpa kemenangan, tetapi kami pantas mendapatkan lebih banyak di lapangan. Itu berarti kami harus berbuat lebih banyak, kami melakukannya hari ini dan ini adalah malam yang indah, tetapi pertandingan akan ditentukan minggu depan," paparnya.

Penampilan seperti ini di pertandingan besar hanya menimbulkan tanda tanya lebih lanjut ketika Inter gagap melawan tim papan tengah dan gagal menunjukkan sikap dan determinasi yang sama di setiap pertemuan.

"Saya tidak berpikir kita harus melupakan ini adalah pertandingan tandang ketiga kami dalam enam pertandingan, dengan banyak pemain yang keluar dari tugas internasional. Itu bukan alasan, tapi para pemain ini benar-benar berusaha keras untuk lolos dan hanya Inter yang memiliki jadwal pertandingan yang sulit ini," urai Simone Inzaghi.

Edin Dzeko mendapat kartu kuning karena berlari dari bangku cadangan untuk merayakan penalti Romelu Lukaku, namun itu adalah tanda persatuan yang dirasakan oleh skuat Inter Milan.

"Itu normal dalam sepak bola, Anda harus selalu bersatu. Dalam 18 bulan ini Anda tidak pernah mendengar saya mengeluh tentang usaha para pemain ini. Kami masih berada di tiga turnamen dan harus terus melaju," papar Inzaghi.

Pasti istimewa bagi Simone Inzaghi untuk berada di ambang semifinal Liga Champions ketika dia menghabiskan beberapa minggu terakhir dicerca oleh kritik dan menghadapi panggilan untuk pemecatannya.

"Saya puas dengan para pemain saya, karena mereka selalu bekerja gila-gilaan untuk saya. Kritik baik-baik saja, saya cukup sopan untuk mendengarkan, memeriksa dari mana asalnya dan maju terus," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved