Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Update Kasus Penembakan Habib Bahar bin Smith, Polisi Periksa CCTV dan Tunggu Hasil Visum

Update penembakan Habib Bahar bin Smith, alami luka tembak di bagian perut, kejadian berlangsung pada Jumat (12/5/2023) lalu.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Update Kasus Penembakan Habib Bahar bin Smith, Polisi Periksa CCTV dan Tunggu Hasil Visum. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update penembakan Habib Bahar bin Smith, alami luka tembak di bagian perut, kejadian berlangsung pada Jumat (12/5/2023) lalu.

Pada saat itu Habib Bahar bin Smith yang mengalami penembakan orang tidak kenal (OTK).

Kasus penembakan yang dilaporkan Habib Bahar tersebut terjadi di kawasan Kemang, Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Akibatnya, Habib Bahar diketahui mengalami luka tembak di bagian perut.

Pihak kepolisian saat ini diketahui sedang menelusuri CCTV di lokasi yang disebut menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan Habib Bahar.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo.

Ibrahim mengatakan, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut jika terdapat perkembangan lagi dari penelusuran CCTV tersebut.

"Masih didalami, kami info jika ada perkembangan," kata Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2023).

Polisi Masih Tunggu Hasil Visum

Selain itu, Ibrahim mengungungkapkan pihaknya juga sedang menunggu hasil visum mengenai luka di sekitar perut Habib Bahar akibat tembakan itu.

Hasil visum tersebut untuk memastikan apakah luka itu disebabkan akibat penembakan atau bukan.

Namun, hingga saat ini hasil visum Habib Bahar itu belum keluar.

"Hasil visum belum keluar," ucap Ibrahim Tompo.

Ibrahim mengatakan, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan mengenai kasus ini.

Dikatakan Ibrahim, delapan orang saksi sudah dimintai keterangan.

"Saksi 8 (delapan) orang, data teknisnya kita info jika perkembangan lidiknya (penyelidikan) tuntas," ujarnya.

Kondisi Habib Bahar Terkini

Habib Bahar bin Smith sudah bisa mengajar lagi setelah mengalami kejadian penembakan itu.

Hal tersebut terungkap melalui video ceramah terbaru Habib Bahar di kanal YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official yang membagikan aktivitas dan ceramah Habib Bahar.

Dalam ceramahnya, Habib Bahar mengaku tidak ingin banyak bicara.

"Ana (saya) enggak mau banyak ngomong, ana paling benci dengan yang namanya drama, emang ente pikir anak pemain sinetron, dipikir ana artis, pejabat yang kalau mau jadi calon suka drama dulu. Ana (saya) orang lapangan, orang perang, orang perjuangan," ungkap Habib Bahar.

Habib Bahar pun kemudian mengatakan tidak takut terhadap ancaman apapun.

"Mau main-main sama saya? saya bakal ajari cara mainnya. Inget, ancaman, apapun enggak bakal bikin Bahar Smith mundur."

"Ini Bahar bin Smith, apapun ancamannya ana (saya) enggak perlu. Andaikan ana mati, itu cita-cita ana, tapi matinya karena berjuang untuk rakyat," kata Habib Bahar.

Alasan Habib Bahar masih tetap mengajar meskipun mengaku masih sakit karena tidak mau memberi celah kepada musuh agama agar mereka tidak merasa menang.

"Sebenarnya ana sakit, ana ngerasa sampai sekarang masih kayak kebakar. Tapi kenapa ana masih tetap ngajar, ana tidak mau memberi celah kepada musuh agama, musuh negara untuk merasa bahwa mereka menang," ucap Habib Bahar.

Kronologi Penembakan Habib Bahar

Dikutip dari TribunnewsBogor.com, sebelumnya, aktivitas yang dilakukan oleh Habib Bahar sebelum mengalami penembakan tersebut diungkapkan oleh YouTuber Edy Mulyadi.

Dari kanal YouTube ATTALUNI ISLAM, terlihat video Edy Mulyadi sempat dibagikan di media sosial.

Dalam video yang beredar itu, Edy Mulyadi membagikan rekaman saat ia menghubungi Pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar.

Kemudian, di dalam rekamannya, Azis menceritakan detik-detik Habib Bahar ditembak.

Sebelum mengalami penembakan, Habib Bahar diketahui baru dari bengkel untuk mengecek kondisi mobilnya.

Setelah itu, dirinya dikabarkan langsung menghadiri acara santrinya.

Selanjutnya, saat perjalanan pulang, Habib Bahar curiga dengan suara asing di mobilnya.

Akhirnya, Habib Bahar pun memilih untuk mengecek mobilnya terlebih dahulu dengan menghentikan kendaraan di pinggir jalan wilayah Kemang, Bogor.

Saat itu, kondisi jalan sepi dan tidak ada orang.

"Mobilnya dari bengkel, dicek suara itu, ada tempat sepi supaya enggak berisik kan, kejadiannya di situ, saya coba cek tempatnya ya memang sepi," ujar Aziz Yanuar.

Dari Habib Bahar pun memperkirakan posisi terduga pelaku penembakan yang sudah memantau dari jauh hingga melakukan penembakan.

"Kalau dari kronologis yang dia cerita itu ditembak dari jarak jauh. Nyerempet di perutnya (dua kali tembakan)."

"Kemungkinan (posisi penembak) dari depan sebelah kanan, darahnya lumayan," imbuh Aziz Yanuar.

Setelah mengalami penembakan tersebut, Habib Bahar langsung dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami luka di perut.

"Ditembak dan langsung dibawa ke rumah sakit. Kondisinya baik-baik saja dan tidak mengkhawatirkan," kata Edy Mulyadi.

Aziz sendiri mengaku baru mendapatkan kabar Habib Bahar mengalami penembakan pada pukul 23.00 WIB.

Namun, kejadian penembakan tersebut sudah terjadi sejak pukul 21.00 WIB.

"Informasi dari beliau seperti itu. Ketika dapat kabar itu saya langsung jam 11 malam ke sana, beliau cerita yang memang sudah viral itu. (Kejadian) jam 8-9 malam," ujar Aziz Yanuar dikutip pada Senin (15/5/2023).

SUMBER: https://www.tribunnews.com/nasional/2023/05/17/update-kasus-penembakan-habib-bahar-polisi-telusuri-cctv-tkp-hingga-masih-tunggu-hasil-visum?page=all.

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved