Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Pelalawan

Api Bakar Semak Belukar di Jalintim Pangkalan Kerinci, Tim Damkar Pelalawan Cepat Padamkan

Ditengah panas terik matahari pada Senin titik api muncul di tepi Jalintim Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Tim Damkar Pelalawan memadamkan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang muncul di tepi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci, Senin (19/6/2023). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Ditengah panas terik matahari pada Senin (19/6/2023) siang, titik api muncul di tepi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Api membakar rumput dan ilalang panjang yang berada di pinggi Jalintim dekat jembatan Pangkalan Kerinci sebelah kanan.

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ini muncul di ibukota Pelalawan di saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan seluruh stakeholder sedang mewaspadai Karhutla pada musim kemarau ini.

Beruntung tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemda bergerak cepat melakukan pemadaman hingga titik api hilang.

"Tim langsung kita kirim ke lokasi untuk memadamkan, agar api tidak sempat menjalar dan semakin luas," ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Tengku Junaidi melalui Kabid Damkar Syafrizal kepada tribunpekanbaru.com, Senin (19/6/2023).

Syafrizal menjelaskan, awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya titik api di areal semak belukar di tepi Jalintim Pelalawan.

Tim Damkar yang siaga di lapangan sepakbola Pangkalan Kerinci langsung terjun ke lokasi dan disusul petugas dari markas Satpol PP dan Damkar.

Sebanyak 10 personil dengan dua unit armada tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan operasi pemadaman.

Lahan yang terbakar merupakan semak belukar yang telah kering, sehingga apo lebih mudah menyala dan mulai menyebar ke lahan lainnya.

Tim Damkar berupaya memadamkan api dan menghilangkan asap. Setelah dipastikan tidak ada lagi bara api dan asap, lokasi kebakaran ditinggalkan petugas.

"Luasnya sekitar hampir satu hektar. Jika tidak dipadamkan secepatnya, bisa jadi semakin meluas," tambah Syafrizal.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun, karena rentan terjadi Karhutla.

Apalagi saat ini musim kemarau kering dan jika ada menyulut api akan mudah terbakar. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved