Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pemerkosaan

Usai Punya MiChat, Celana Dalam Gadis 11 Tahun Ini Ada Bercak Darahnya

Semuanya berawal saat korban menginstal aplikasi kencan MiChat. Gadis lugu itu tak tahu kegunaan aplikasi tersebut.

tribunnews.com
tampilan aplikasi Michat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang gadis belia berusia 11 tahun di Kabupaten Cirebon Jawa Barat jadi korban pemerkosaan pria dewasa berusia 27 tahun.

Semuanya berawal saat korban menginstal aplikasi kencan MiChat

Gadis lugu itu tak tahu kegunaan aplikasi tersebut.

Adapun pria yang menyetubuhi gadis malang itu berinisial S. 

S awalnya mengirim pesan berisi rayuan kepada korban melalui aplikasi pesan Michat.

Korban pun terperdaya hingga akhirnya diajak bertemu dan kemudian disetubuhi pelaku.

Setelah itu, pelaku mengancam korban menyebar foto dan video korban apabila korban melapor ke polisi atau orangtua. 

“Korban ini masih sangat polos, dan tidak mengerti aplikasi tersebut. Dia anggap seperti aplikasi pada umumnya. Setelah dihubungi pelaku, pelaku memperdaya korban, untuk bertemu, perbuatan cabul dan menyetubuhi korban,” kata Kompol Anton, Kasat Reskrim Polresta Cirebon kepara Kompas.com, Selasa (18/7/2023) petang.

Menurut Anton, kasus itu terungkap usai bibi korban mencuci pakaian korban.

Saat itu saksi melihat ada bercak darah yang menempel di pakaian dalam korban.

Selain itu, bibi korban juga melihat perubahan sikap bocah gadis, yang menjadi pemurung. 

Akhirnya, korban yang sebelumnya penuh rasa rakut, berani menceritakan seluruh kejahatan yang tersangka lakukan terhadap korban.

Bibi dan keluarga yang geram, langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi, dan langsung dilakukan penangkapan.

“Awal terbongkar yakni keluarganya yang menemukan kejanggalan, saat mencuci ada hal mencurigakan karena celana korban bercak darah, kemudian dicek, dan ditanyakan kepada korban, akhirnya korban menceritakan semuanya,” tambah Anton.

Anton tegaskan, pelaku dijerat pasal perlindungan anak dengan ancaman 20 tahun penjara.

Tim penyidik juga mendalami terkait dugaan adanya korban lain.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved