Amankan Aset Negara, PLN Tandatangi PKS Dengan BPN se-Sumatera
PT PLN bersama dengan Kementerian Agraria dan ATR/ BPN beserta Kantor Wilayah BPN se-Sumatera melakukan perjanjian kerja sama.
TRIBUNPEKANBARU.COM - PT PLN (Persero) bersama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) beserta Kantor Wilayah BPN se-Sumatera telah menyelenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pendaftaran Tanah, Asistensi Pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum dan Penanganan Permasalahan Tanah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dalam rangka optimalisasi pengamanan aset negara.
Acara yang diselenggarakan pada 15 Agustus 2023 di Hotel Novotel Palembang tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Direktorat Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN), Supardy Marbun, Executive Vice President Legal Aset dan Perizinan Terpadu PT PLN (Persero), Lindasari Hendayani, seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) BPN di Regional Sumatera serta seluruh General Manager Unit Induk PLN di Regional Sumatera dan General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat.
Sekretaris Direktorat Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN), Supardy Marbun menyatakan melalui kegiatan seperti ini semoga kolaborasi dan kerjasama antara PLN dan BPN akan tetap berjalan lancar, serta segala masalah dalam penyelenggaraan pendaftaran tanah dapat diatasi dengan baik.
Executive Vice President Legal Aset dan Perizinan Terpadu PT PLN (Persero), Lindasari Hendayani menyampaikan apresiasi atas support yang diberikan Kementerian ATR/ BPN dalam membantu dan mengawal proses sertifikasi aset PLN.
“Target sertifikasi PLN di tahun 2023 ini sebanyak 5.836 persil sertifikat HGB baru, dan alhamdulillah pencapaian semester 1 tahun 2023 atau sampai dengan 31 Juli ini telah terbit sertifikat sebanyak 2.768, atau 48 persen di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk wilayah Sumatera, target sebanyak 1.093 persil sertifikat HGB baru dan telah terbit 644 atau 58,92%,” jelas Lindasari Hendayani.
Prestasi ini tentunya tidak terlepas dari kolaborasi bersama antara pengelola aset PLN dengan BPN dalam melaksanakan pengelolaan aset dan sertifikasi. “Terima kasih atas dukungan dan pendampingannya yang luar biasa untuk pencapaian sertifikat di semester 1 tahun 2023,” tambahnya.
Ditemui pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP SBT), I Njoman Surjana D memberikan apresiasi kepada BPN Regional Sumatera khususnya BPN Riau, Jambi, Sumatera Barat dan Bengkulu atas kerja sama yang telah terjalin selama proses sertifikasi berlangsung. Semoga sinergi tetap terjaga agar target pengamanan aset pada tahun ini dan tahun-tahun kedepan dapat mencapai hasil yang baik.(*/rilis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/PLN-BPN-kerja-sama.jpg)