Perang Rusia vs Ukraina
Amerika Pasok Amunisi Uranium Untuk Ukraina Dalam Perang Melawan Rusia
Amerika Serikat memasok amunisi tank uranium ke Ukraina untuk melawan Rusia dalam perang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Amerika Serikat memasok amunisi tank uranium ke Ukraina untuk melawan Rusia dalam perang.
Penggunaan amunisi uranium itu dikecam Kremlin karena radiasinya berdampak buruk pada kesehatan pasukan pasca perang.
Kremlin pada hari Kamis mengecam rencana AS untuk menyediakan tambahan tank uranium ke Ukraina, dan mengatakan bahwa Washington akan bertanggung jawab atas dampak negatif penggunaan amunisi tersebut.
Amunisi depleted uranium masih menjadi kontroversi karena kaitannya dengan masalah kesehatan seperti kanker dan cacat lahir di wilayah dimana amunisi tersebut digunakan dalam konflik di masa lalu, meskipun amunisi tersebut belum terbukti secara pasti menyebabkan masalah tersebut.
Pentagon mengumumkan minggu ini bahwa mereka akan memberikan bantuan tersebut kepada Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan senilai $1 miliar yang bertepatan dengan kunjungan mendadak Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke Kyiv.
“Ini adalah berita yang sangat buruk,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
“Penggunaan cangkang ini telah mengakibatkan peningkatan pesat dalam jumlah pasien kanker… Situasi yang sama pasti akan menunggu wilayah Ukraina di mana cangkang tersebut akan digunakan.”
“Tanggung jawab ada di tangan AS,” tambahnya.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa ia akan mengerahkan amunisi uranium yang sudah habis jika Ukraina menerima senjata tersebut.
Ukraina, yang selama ini meminta lebih banyak bantuan Barat, melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia pada bulan Juni setelah membangun batalion penyerangan dan menimbun senjata Barat.
Peskov juga mengkritik pengumuman Blinken bahwa AS akan memberi Ukraina $5,4 juta aset oligarki yang hilang untuk mendukung para veteran sebagai bagian dari paket tersebut.
“Kami menganggap semua kasus yang terkait dengan penyitaan dan pemotongan dana lainnya yang terkait dengan properti negara atau properti pribadi Federasi Rusia adalah ilegal,” kata Peskov.
"Dengan satu atau lain cara, hal itu akan mengarah pada proses hukum."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/AS-pasok-amunisi-uranium-untuk-tank-dalam-perang-di-Ukraina.jpg)