Liga Italia

Bersama Inzaghi, Inter Milan Lebih Unggul daripada AC Milan, tapi Minus Scudetto

Dan musim lalu, Inter dan Milan mengalami performa yang tidak menentu di liga, sehingga Napoli bisa meraih gelar juara.

Penulis: ilhamyafiz | Editor: Firmauli Sihaloho
tangkap layar youtube
Simone Inzaghi sudah paham dengan karater Inter Milan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Simone Inzaghi bisa membanggakan rekor keseluruhan yang lebih baik di Inter Milan dalam dua musim terakhir dibandingkan Stefano Pioli di AC Milan.

Namun yang menjadi catatan, Inter Milan belum mampu meraih gelar Serie A seperti rekan derbynya itu.

Edisi cetak hari ini surat kabar Gazzetta dello Sport yang berbasis di Milan, melalui FCInterNews, mengulas catatan kedua pelatih tersebut.

Dua tahun lalu, Inzaghi pindah dari Lazio ke Inter.

Dia menggantikan Antonio Conte sebagai pelatih kepala Nerazzurri.

Secara kasar, hal ini bertepatan dengan saat proyek Pioli mulai dijalankan.

Hal ini tentu saja menempatkan dua pelatih berpengalaman Italia di jalur yang bertabrakan.

Dalam dua musim terakhir, Inter dan Milan sebenarnya mengumpulkan total poin yang sama.

Keduanya berhasil mengumpulkan 156 poin antara musim 2021-22 dan 2022-23.

Baik Nerazzurri maupun Rossoneri mengawali musim ini dengan meraih sembilan poin dari sembilan poin.

Kesamaannya tidak berakhir pada total poin.

Baik Inter maupun Milan telah kebobolan 74 gol sejak Inzaghi mulai melatih Inter.

Namun di lini serang terdapat perbedaan mencolok antara Nerazzurri asuhan Inzaghi dan Rossoneri asuhan Pioli.

Dan itu adalah kontrak yang sangat menguntungkan Inzaghi.

Gazzetta mencatat bahwa Inter telah mencetak 155 gol selama periode tersebut, sementara Milan hanya mencetak 133 gol.

Angka-angka ini menggambarkan kekuatan serangan superior yang dimiliki Inzaghi untuk mengubah Nerazzurri.

Dalam hal rekor head-to-head, Inter dan Milan telah bertemu sebanyak delapan kali di empat kompetisi berbeda.

Nerazzurri telah memenangkan empat pertandingan tersebut.

Rossoneri menang dua kali, sementara dua lainnya berakhir imbang.

Namun, meski telah membangun serangan yang lebih tangguh, dan berhadapan langsung dengan Pioli, Inzaghi belum mendapatkan gelar Serie A.

Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan pelatih untuk menanamkan konsistensi nyata di liga.

Pada musim 2021-22, Inter tampak berada dalam posisi terdepan dalam perburuan gelar di bulan Januari.

Namun satu dari dua kekalahan mereka dari Rossoneri memberi jalan bagi pasukan Pioli untuk kembali bangkit. Dan sejak saat itu, Nerazzurri mengalami penurunan performa yang buruk selama musim semi.

Itu sudah cukup untuk memberikan kesempatan bagi Pioli untuk menjadi dalang dari serangan berbahaya tersebut. Dialah yang mengangkat gelar tersebut.

Dan musim lalu, Inter dan Milan mengalami performa yang tidak menentu di liga, sehingga Napoli bisa meraih gelar juara.

Di sisi lain, Inzaghi terlihat sebagai pelatih kompetisi piala yang lebih unggul dari keduanya.

Nerazzurri telah mencetak empat gol dari empat pertandingan di kompetisi piala domestik Italia. Mereka mengalahkan Milan 3-0 di semifinal Coppa Italia 2021-22 dan kemudian di Supercoppa Italiana musim lalu.

Dan Inzaghi juga menyingkirkan Pioli dan Milan dari Liga Champions di semifinal musim lalu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved