Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Liga Inggris

INFO Manchester United: Laga Burnley Penentu, Ten Hag Bakal Ditendang

MU bahkan diklaim sudah mulai menjalin kontak dengan Zidane untuk memberitahu kemungkinan dirinya akan menggantikan Erik Ten Ha

AFP
Erik ten hag copot ban kapten Harry maguire. keputusan yang merobah Man Unitd musim depan 

TRIBUPEKANBARU.COM - Penampilan minor Manchester United kini menjadi sorotan.

Salah satu yang menjadi isu hangat adalah pemecatan sang pelatih, Erik Ten Hag.

Menyusul rentetan hasil negatif yang dipetik Manchester United di etape awal musim ini, mulai mencuat tagar #TenHagOut di media sosial.

Laga melawan Burnley pada Minggu (24/9/2023) dinihari akan menjadi penentu.

Di awal musim 2023/2024, MU terpuruk. Mereka sudah kalah tiga kali dari lima laga awal Liga Premier Inggris.

Setan Merah terpuruk di posisi 13 klasemen sementara Premier League dengan tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Liga Inggris.

Kemudian kalah kalah pada matchday pertama Liga Champions 3-4 ketika bertandang ke markas raksasa Bundesliga, Bayern Munchen.

OkDiario pada Juma (22/9/2023)melaporkan petinggi MU mulai mempertimbangkan sosok yang tepat untuk menjadi pengganti Ten Hag guna menyelamatkan tim. MU melirik eks pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

MU bahkan diklaim sudah mulai menjalin kontak dengan Zidane untuk memberitahu kemungkinan dirinya akan menggantikan Erik Ten Ha

Mantan personel Man United Paul Parker berpendapat, manajer Brighton and Hove Albion Roberto De Zerbi punya kemampuan mengangkat kembali Setan Merah ke papan atas.

Meski begitu, dia tidak berpikir ten Hag akan dipecat dalam waktu dekat ini. Tapi jika kejadian, maka Man United dianjurkan memboyong pelatih Italia tersebut.

"Saya tidak bisa bilang bahwa saya ingin memecat Erik ten Hag, tapi saya jelas melihatnya sebagai manajer masa depan Man United. Dia sosok yang langka dan ada sesuatu yang berbeda dari dirinya," tutur Parker.

"Tentu, itu sedikit mengkhawatirkan saya bahwa Brighton terlihat jadi tim yang sangat sistematis. Kami melihat bahwa Graham Potter tidak memiliki waktu terbaik saat berkarier di Chelsea," ujarnya.

Dia melanjutkan, bisakah De Zerbi menangani Man United? Saya pikir dia bisa.

Dia jelas berbeda dengan Graham Potter. Saya suka Potter, tapi De Zerbi punya semangat dalam jiwanya. Dia mengungkapkan apa yang dia rasakan dan dia menangani para pemain secara berbeda dari Potter yang tidak menunjukkan emosi yang sama di pinggir lapangan sebagaimana yang dilakukan De Zerbi," tuntasnya.

(Tribunpekanbaru.com)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved