Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bahasa Gaul

Arti Doxing yang Lagi Viral di Tengah Drama Perseteruan Omay Farida Nurhan vs Codeblu

Tidak hanya diduga melakukan Doxing, Farida Nurhan juga dituding body shaming di video TikTok yang ia unggah.

Editor: Sesri
Kolase Tribun Jateng
Apa itu Doxing? Kronologi Drama TikTok Omay Farida Nurhan vs Codeblu Gegara Review Warung Makan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Apa arti Doxing yang tengah viral di media sosial?

Baru-baru ini di TikTok tengah viral drama food vlogger Farida Nurhan yang kerap dipanggil Omay diduga melakukan Doxing terhadap akun Codeblu.

Codeblu merupakan akun TikTok yang kerap me-review makanan tanpa mencantumkan identitas aslinya.

Tidak hanya diduga melakukan Doxing, Farida Nurhan juga dituding body shaming di video TikTok yang ia unggah.

Akhirnya Codeblu muncul ke publik dengan identitas asli dan melaporkan Omay Farida Nurhan ke polisi.

Jadi apa arti Doxing sebenarnya?

Doxing adalah perbuatan menyebarkan informasi pribadi seseorang di internet tanpa izin.

Bentuknya bisa berupa foto, alamat rumah, nomor ponsel sampai data personal lainnya.

Mengutip riset berjudul "Peningkatan Serangan Doxing dan Tantangan Perlindungannya di Indonesia" oleh SafeNet, istilah ini berasal dari kata dropping dan documents.

Baca juga: Ini Sosok Food Blogger Codeblu yang Ditertawakan Farida Nurhan, Ternyata Lulusan S2

Baca juga: VIRAL TIKTOK Siapa Code Blue? Omay Sebut Si Botak

Doxing mulai digunakan satu dekade silam akibat banyaknya tindakan peretasan yang dilakukan oleh hacker.

Namun, kini tindakan itu bisa lebih mudah dilakukan karena difasilitasi adanya teknologi digital terbaru.

Kasus yang banyak terjadi, Doxing dilakukan dengan sengaja untuk meneror seseorang.

Misalnya saja oknum debt collector yang sengaja mempermalukan nasabahnya dengan menyebarkan data pribadinya di internet.

Perilaku ini bukan tindakan acak namun sengaja diniatkan dengan target tertentu.

Pelakunya menggunakan berbagai metode termasuk sumber berita, media sosial,

aplikasi yang di-install di ponsel, bahkan hingga situs pemerintah.

Secara umum, ada tiga jenis Doxing yakni deanonimisasi, penargetan, dan deligitimasi.

Setiap jenis memiliki metode yang berbeda meski tujuannya serupa.

Baca juga: Gwenchana Viral, Arti Kata Gwenchana dan Gwenchana Artinya Bahasa Gaul Apa?

Bagi sebagian orang, hal ini diremehkan hanya sebagai membuka data pribadi ke publik.

Padahal efeknya sangat serius termasuk memicu terjadinya kejahatan digital yang lebih parah.

Korban bisa dijadikan objek perisakan oleh publik dan menjadi sasaran teror.

Selain itu, data pribadi ini juga bisa dipakai untuk peretasan akun perbankan, kartu kredit, phising, dan kejahatan lainnya.

Karena itu, kita dianjurkan agar bisa melindungi diri dari Doxing agar tak terjebak sebagai korbannya.

( Tribunpekanbaru.com / TribunJateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved