Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Komisi V DPRD Riau Terima Banyak Aduan Rekrutmen Guru PPPK

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Karmila Sari mengatakan banyak mendapatkan aduan soal rekrutmen guru PPPK

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution
Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Karmila Sari mengatakan, ada beberapa persoalan yang akan didiskusikan dengan Ditjen GTK terkait PPPK di Riau khususnya tenaga guru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menyisakan persoalan bagi pelamar dan yang sudah dinyatakan lulus sebagai pegawai dengan perjanjian kerja tersebut.

Hal ini banyak diterima Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau banyak mendapatkan aduan soal rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk menyelesaikan masalah itu, Komisi V akan menemui Direktorat Jenderal (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI.

Komisi V mendiskusikan kembali terkait banyaknya aduan yang masuk ke DPRD Riau.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Karmila Sari mengatakan, ada beberapa persoalan yang akan didiskusikan dengan Ditjen GTK.

Seperti persoalan rekrutmen guru PPPK, persoalan verifikasi dan validasi hingga penempatan guru PPPK SK Gubri beberapa waktu lalu.

"Kami akan diskusi lagi dengan GTK, apa update dari pembicaraan ini. Tidak hanya masalah rekrutmen, tapi masalah verifikasi validasi dan penempatan juga," ujar Karmila Sari, Kamis (12/10/2023).

Sebelumnya, perwakilan guru honorer Bahasa Inggris Nanang Sapriyan mengeluhkan proses pendaftaran yang sulit walau formasi yang sesuai sudah disediakan.

Terutama pada saat pembubuhan e-Materai pada formulir pendaftaran.

"Pembubuhan e-Ma­terai kadang ada, kadang habis. Kalau semua lancar, waktunya cukup. Kendala jaringan tidak ada, yang masalah pembubuhan e-Materai. Kami berharap untuk pemerintah agar bisa memperpanjang waktu, biar kami guru-guru bisa sampai resume,"jelas Karmila.

Ia juga menambahkan perlu dipertimbangkan untuk guru-guru yang sudah lanjut usia dan gagap teknologi agar sistem tidak mempersulit.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved