Liga Italia

Simone Inzaghi Disuport Penuh oleh Steven Zhang di Inter Milan

Simone Inzaghi dapat dukungan penuh dari Presiden inter Milan Steven Zhang. Gazzetta dello Sport menyoroti hubungan baik keduanya

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Simone Inzaghi Disuport Penuh oleh Steven Zhang di Inter Milan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Simone Inzaghi dapat dukungan penuh dari Presiden inter Milan Steven Zhang.

Gazzetta dello Sport menyoroti hubungan baik yang berkelanjutan antara keduanya.

Laporan selalu menunjukkan hubungan kerja yang sangat positif antara Steven Zhang dan Simone Inzaghi.

Dan lebih dari itu, kedua pria ini bahkan memiliki persahabatan pribadi yang kuat.

Bagi Zhang, ini bukan sekadar soal kepercayaan bahwa Inzaghi akan memberikan hasil terbaiknya di lapangan.


Presiden Inter Milan itu juga senang memiliki pelatih yang merasa nyaman untuk berbicara terbuka dengannya.

Hal ini tidak pernah terjadi ketika Antonio Conte masih melatih Nerazzurri, misalnya.

Oleh karena itu, Zhang selalu berada di sisi Inzaghi.

Dan sang pelatih tentu saja mendapat manfaat dari hal ini selama masa jabatannya di Inter.

Musim lalu, santer beredar kabar bahwa pekerjaan Inzaghi terancam.

Performa Inter di liga jauh lebih tidak menentu dibandingkan ekspektasi mereka. Khususnya di musim semi, serangkaian hasil buruk membuat posisi empat besar Nerazzurri terancam.

Setelah hanya meraih satu poin dari lima pertandingan, muncul banyak spekulasi bahwa Inzaghi harus hengkang.

Namun, pria berusia 47 tahun itu tetap bertahan.

Inzaghi tentu saja membuktikan kepercayaan Inter kepadanya. Dia menyampaikan apa yang tampak sebagai finis empat besar yang nyaman pada akhirnya.

Tentu saja ada juga Coppa Italia dan final Liga Champions.

Berakhirnya musim lalu tentu memperkuat kepercayaan Zhang terhadap Inzaghi.

Inter memberikan kontrak baru kepada mantan pelatih Lazio itu pada musim panas.

Tidak ada keraguan bahwa Nerazzurri ingin terus mempertahankan Inzaghi, terutama setelah ia mengantarkan satu tempat ke final Liga Champions.

Dan kini, Inzaghi lebih menjadi pemain penting di Inter dibandingkan sebelumnya.

Termasuk dalam hal hubungan pribadinya dengan Zhang.

Berbeda dengan sang pelatih, kehadiran Presiden tidak terlalu berpengaruh di Inter musim ini – setidaknya tidak secara fisik.

Zhang telah berada di Tiongkok untuk mengurus urusan bisnis lainnya.

Namun menurut Gazzetta, Inzaghi dan Zhang masih rutin berbicara.

Presiden melakukan panggilan telepon setelah timnya menang atas Roma di Serie A. Dia mengucapkan selamat kepada Inzaghi dan membicarakan situasinya dengan tim.

Bagi Zhang, Inzaghi masih menjadi sosok yang sangat ia percayai.

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved