Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Konflik di Palestina

Jelang Gencatan Senjata, Israel Terus Serang RS dan Kamp Pengungsi

Jelang gencatan senjata, Israel terus bombardir Rumah Sakit, ratusan orang tewas akibat serangan bar-bar Israel ke Rumah Sakit dan kamp pengungsi.

Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Jelang Gencatan Senjata, Israel Terus Serang RS dan Kamp Pengungsi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jelang gencatan senjata, Israel terus bombardir Rumah Sakit, ratusan orang tewas akibat serangan bar-bar Israel ke Rumah Sakit dan kamp pengungsi.

Dilansir Aljazeera, setidaknya 100 warga Palestina tewas dalam serangan semalam dan pagi tadi (Rabui (22/11/2023) di sekitar rumah sakit dan kamp pengungsi di Gaza.

Israel dan Hamas setuju mengenai kesepakatan yang dimediasi Qatar untuk gencatan senjata empat hari di Gaza dan pembebasan 50 tawanan yang ditahan di daerah kantong tersebut.

Ratusan ribu warga Palestina telah melarikan diri ke Gaza selatan setelah perintah evakuasi Israel, hanya membawa barang-barang penting saja.

Namun seiring perubahan cuaca menjadi hujan dan dingin, banyak orang menghadapi tantangan baru.

Sementara itu, kondisi di Gaza Palestina justru dimanfaatkan oleh platform Facebook untuk meraup keuntungan.

Meta mendapat manfaat dari penyebaran konten kebencian terkait perang Gaza.

Pusat Kemajuan Media Sosial Arab, juga dikenal sebagai 7amleh, menemukan bahwa Meta, perusahaan pemilik Facebook dan Instagram memperoleh keuntungan finansial dari penyebaran konten berbahaya di platformnya.

Investigasi kelompok hak-hak digital Palestina dipicu oleh penemuan bahwa Facebook memasang iklan bertarget yang menyerukan pembunuhan individu dan pengusiran paksa warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki ke Yordania.

Kelompok tersebut menemukan 19 iklan yang menampilkan ujaran kebencian dan hasutan dalam bahasa Ibrani terhadap orang Arab dan Palestina dalam konteks perang di Gaza.

Iklan yang disetujui tersebut mencakup seruan untuk “memusnahkan Gaza, perempuan, anak-anak dan orang lanjut usia” dan kalimat-kalimat menghasut lainnya yang secara eksplisit menyerukan pembunuhan warga Palestina, membakar seluruh Gaza, mendeportasi orang-orang dan melaksanakan Nakba kedua.

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved