Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Konflik di Palestina

Tegaskan Dirinya Seorang Zionis, Joe Biden: Kami Terus Memberikan Bantuan Militer

Presiden AS Joe Biden akan terus mempersenjatai Israel dalam perangnya dengan Hamas saat resepsi Hanukkah di Gedung Putih pada Senin malam.

AFP
Joe Biden Sebut Rudal yang Menghantam Polandia Tidak Berasal dari Rusia 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Konflik di Palestina yang saat ini terjadi tidak bisa dilepaskan dari peran serta negara adidaya Amerika Serikat.

Kontribusi Sang Preside, Joe Biden cukup berdampak pada konflik tersebut.

Kini, beredar video pengakuan Joe Biden yang menyatakan bahwa dirinya adalah seorang zionis.

Joe Biden mengakui dirinya adalah seorang zionis, "Anda tidak harus menjadi Yahudi untuk jadi seorang Zionis. Saya seorang Zionis" kata Joe Biden.

Selama acara perayaan Hanukkah di Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dia mencintai Benjamin Netanyahu dan tidak ada orang Yahudi yang aman di dunia tanpa Israel.

Keesokan harinya, dalam acara penggalangan dana untuk kampanye pemilihannya kembali pada tahun 2024, dia mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu perlu mengubah pemerintahan garis kerasnya.

Dan bahwa Israel tidak dapat mengatakan tidak pada negara Palestina di masa depan.

Baca juga: GILA, Padahal Masih Ada 135 Warganya, tapi Israel Nekat Pompa Air Laut ke Terowongan Gaza

Baca juga: Warga Sipil Jalur Gaza yang Selamat Daru Rudal Israel Terancam Mati Kelaparan

Peringatkan Netanyahu: Opini Publik Bisa Berubah dalam Semalam

Menyambut Hanukkah, Presiden AS, Joe Biden mengatakan untuk mempertahankan dukungan militer untuk Israel sampai Hamas tidak ada.

Presiden AS mengatakan bahwa ada lonjakan antisemitisme, dia menjanjikan dukungan yang teguh meskipun ada perbedaan pendapat dengan para pemimpin Israel

Presiden AS Joe Biden akan terus mempersenjatai Israel dalam perangnya dengan Hamas saat resepsi Hanukkah di Gedung Putih pada Senin malam.

Namun Joe Biden memperingatkan bahwa Yerusalem perlu berhati-hati terhadap perubahan opini dunia saat mereka mencapai tujuannya untuk menggulingkan kelompok teror tersebut.

Baca juga: Anies Tegaskan Jamin Kebebasan Berpendapat: Wakanda no more, Indonesia forever

Baca juga: Gibran Langsung Berdiri Ketika Prabowo Jawab Pertanyaan Anies Terkait Putusan MKMK, Jadi Sorotan

 
“Kami terus memberikan bantuan militer sampai mereka menyingkirkan Hamas, tapi kami harus berhati-hati,” kata Joe Biden tentang dukungan AS terhadap perang tersebut.

“Di seluruh dunia, opini publik bisa berubah dalam semalam. Kita tidak bisa membiarkan hal itu terjadi.”

Di tengah tekanan AS agar Israel berbuat lebih banyak untuk melindungi warga sipil di Gaza, Biden mencatat bahwa dia tidak selalu setuju dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Dia mengatakan Perdana Menteri Israel memiliki foto mereka berdua dari pertemuan tahun 1973 di mana presiden menulis, “Bibi, saya suka, tapi saya tidak setuju dengan apa pun yang Anda katakan.”

“Hari ini hampir sama,” kata Biden kepada hadirin.

“Anda tidak harus menjadi seorang Yahudi untuk menjadi seorang Zionis. Saya seorang Zionis,” katanya.

(Tribunpekanbaru.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved