Bahasa Gaul

Apa Arti Kata Mangkok dan Cincin dalam Bahasa Jepang,Ini Sebab di Jepang Tak Boleh Sebut 2 Benda Itu

Mungkin di antara kita ada yang bertanya-tanya apa arti kata mangkok dan cincin dalam bahasa Jepang. Inilah penjelasannya

Facebook Istri Handayani Mulyono
Ilustrasi cincin 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mungkin di antara kita ada yang bertanya-tanya apa arti kata mangkok dan cincin dalam bahasa Jepang.

Pertanyaan ini muncul karena jika kita di jepang, dua kata itu tak diperbolehkan disebut.

Kenapa?

Berikut ini penjelasan kenapa mangkok dan cincin dilarang disebut di Jepang.

Ternyata dua benda ini makna sangat negatif di Jepang.

Kalau dalam bahasa Indonesia, kita tahunya mangkok adalah sebuah wadah makanan berbentuk cekung.

Sementara itu, mengutip Kompas.com, di Jepang kalau kita menyebut Mangkok, maka akan terdengar seperti manko yang berarti alat kelamin perempuan (vagina).

Dikutip dari SoraNews24, penggunaan kata manko di Jepang cukup menyinggung orang meski bukan kata umpatan.

Seorang seniman yang dikenal sebagai Rokudenashiko bahkan pernah ditangkap karena menciptakan seni bertema manko, yaitu perahu yang dibuat dari pemindaian 3D vagina-nya.

Dikatakan juga bahwa orang asli Jepang pun pada dasarnya tidak mengucapkan manko, walau mungkin masih ada beberapa lelaki yang melakukannya.

Lalu bagaimana dengan cincin?

Cincin yang dalam bahasa Indonesia berupa salah satu perhiasan, jika diucapkan di Jepang bermakna alat kelamin pria.

Pengucapannya adalah chin-chin, yang berarti penis.

Tak hanya bagi orang Indonesia, pengucapan chin-chin juga harus diwaspadai oleh orang-orang asing lainnya yang datang ke Jepang.

Dilansir dari Ask for Idea, Chin-chin dalam bahasa Italia adalah sejenis roti bakar (tulisannya Cin-cin), sedangkan di Inggris bisa berarti halo, sampai jumpa, atau cheers.

Sebagai tambahan, kata lain yang pelafalannya mirip tetapi berbeda arti contohnya adalah napkin (Inggris: lap, Jepang: pembalut wanita). ]

Itulah sebabnya kenapa di Jepang tidak boleh bilang cincin dan mangkok dalam bahasa Indonesia, sebab bisa membuat salah paham karena berbeda arti.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved