Berita Siak
122 Kerani Kampung di Siak Dibawa ke Sumedang, Ini Tujuannya
Sebanyak 122 kerani kampung (sekretaris desa) di Siak berkunjung ke kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (15/5/2024).
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemkab Siak membawa 122 kerani kampung (sekretaris desa) berkunjung ke kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (15/5/2024).
Kunjungan itu dalam rangka belajar meniru penerapan aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).
Kunjungan itu dipimpin langsung Bupati Siak Alfedri, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fauzi Asni dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Muhammad Arifin. Rencananya kunjungan ini berlangsung selama empat hari, 15- 18 Mei 2024.
“Sumedang terbaik penerapan aplikasi SAKIP di Indonesia makanta kita belajar ke sana,” ujar Arifin.
Menurut Arifin, kunjungan ke Sumedang bertujuan untuk memperkuat akuntabilitas dan kinerja aparatur kampung di Kabupaten Siak.
Selama kunjungan, para peserta berkesempatan untuk melihat langsung penerapan aplikasi SAKIP di berbagai unit kerja Pemkab Sumedang.
“Mereka juga mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman dengan aparatur setempat mengenai berbagai praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan desa,” katanya.
Sementara itu, Bupati Siak Alfedri mengatakan, kapasitas aparatur kampung mesti diup-grading.
Penerapan SAKIP di tingkat kampung harus berjalan optimal dan menghasilkan nilai yang baik.
“Laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan bisa dijadikan bahan evaluasi terhadap instansi pemerintah yang bersangkutan selama 1 tahun anggaran,” katanya.
SAKIP merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mengelola dan memantau kinerja instansi pemerintah.
Tujuan SAKIP untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pelayanan publik. Pada 2023 lalu, nilai SAKIP di satuan unit kerja kabupaten Sumedang memiliki kinerja baik dan nilai baik.
“Di Kabupaten Sumedang sendiri aplikasi ini digunakan untuk membantu dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi kinerja berbagai instansi pemerintahan daerah,” katanya.
Alfedri berharap kepada Kerani Kampung agar ilmu dan pengalaman yang didapat dari kunjungan ini, bisa terapkan di Kabupaten Siak.
Hasilnya juga harus dapat meningkatkan pelayanan publik dan akuntabilitas pemerintahan kampung masing-masing.
"Kami harap para Kerani dapat menerapkan ilmu yang di dapat di Sumedang, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Siak," tambahnya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
| Jalan ke Situs Makam Putri Kaca Mayang di Siak Berlumpur Saat Hujan, Berdebu Saat Panas |
|
|---|
| Driver Ojol di Tualang Siak Jadi Sasaran Curas Saat Berhenti di Pinggir Jalan, Pelaku 2 Orang |
|
|---|
| Camat Sungai Apit Sebut Warga Masih Was-was Usai Penampakan Harimau Sumatera di Teluk Masjid |
|
|---|
| 457 Penerima Bansos di Siak Terindikasi Judi Online, 40 Orang Ajukan Sanggahan |
|
|---|
| APBD Perubahan Siak 2025 Turun Jadi Rp2,61 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Bupati_Siak_Alfedri_1.jpg)