Ibadah Haji 2024

Seluruh Jamaah Haji Riau Saat Ini Sudah Berada di Makkah, Lima Meninggal Dunia

Hingga saat ini seluruh jamaah haji Riau sudah berada di Makkah Al Mukarramah, Minggu (2/6/2024).

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
YouTube
Hingga saat ini seluruh jamaah haji Riau sudah berada di Makkah Al Mukarramah, Minggu (2/6/2024). FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COMN, PEKANBARU - Hingga saat ini seluruh jamaah haji Riau sudah berada di Makkah Al Mukarramah, Minggu (2/6/2024).

Jamaah Haji Riau Kloter terakhir yang diberangkatkan dari adalah jamaah haji Riau yang tergabung dalam Kloter 10 BTH.

"Setelah tiba di Makkah jemaah asal Kabupaten Kampar dan Dumai ini langsung menuju ke hotel Burg Suro Man Roaa Makkah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, Minggu (02/06/2024).

Pada musim haji tahun ini total jamaah calon haji Riau yang sudah diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 5.273 orang.

Mualiardi menegaskan, kondisi seluruh jamaah haji Riau yang saat ini sudah berada di makkah dalam kondisi sehat.

Baca juga: Seluruh JCH Dumai Telah Melaksanakan Umrah Wajib di Makkah

Belum ada yang dirawat rumah. Sedangkan yang meninggal dunia hingga saat ini sudah ada lima orang.

Terbaru ada penambahan satu jamaah haji Riau lagi yang meninggal dunia di Makkah.

Yakni jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter 14 BTH atas nama Arsyad Pawellang Maketti. Kakek berusia 56 tahun ini meninggal dunia di RS King Faisal Makkah.

Almarhum merupakan Jemaah yang berasal dari Kabupaten Indragiri hilir, tepatnya di Parit I Kuala Sei Akar Sencalang.

Dengan bertambahnya satu jamaah haji yang meninggal dunia tersebut, maka hingga saat ini total jumlah jamaah haji Riau yang meninggal dunia di arab saudi sebanyak lima orang.

Diantaranya Sunarti Binti Djoyokemis asal Kabupaten Siak, dimakamkan di Baqiyah Madinah, Sibus Bin Kanenduasin asal Kabupaten Kampar,Zaini Idris Bin Shalihin asal Kabupaten Indragiri Hilir, Supriyadi Achmad Suchemi asal Kabupaten Indragiri Hulu dan terakhir Arsyad Pawellang Maketti (56 Th). Jemaah asal Kabupaten Indragiri hilir.

Muliardi menjelaskan, setiap jamaah haji yang meninggal dunia sebelum pelaksanaan ibadah haji, yakni wukuf di arafah dan rangkaian ibadah lainnya, maka hajinya akan dibadal oleh petugas yang telah ditunjuk oleh pemerintah Indonesia.

"Jadi keluarga tidak perlu bimbang, karena petugas kita nanti akan membadalkan hajinya," ujarnya.

Muliardi juga mengingatkan kepada kepada jemaah calon haji Riau agar menjaga kesehatan dan stamina. Sebab cuaca di Madinah saat ini cukup panas.

Bahkan saat puncak haji, cuaca diperkirakan akan semakin panas jelang puncak haji, bisa mencapai 48-50 derajat celcius.

Sehingga saat siang hari pelataran masjid Nabawi itu sangat panas.

Jika berjalan tanpa alas kaki di pelataran yang panas tersebut sangat berisiko telapak kaki melepuh.

Selain menggunakan alas kaki, jamaah juga dihimbau agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan saat siang hari. Ini dilakukan untuk menghindari panas.

"Banyak konsumsi air putih, stamina harus dijaga, karena ibadah haji inikan ibadah fisik," katanya.

Muliardi mengingatkan kepada seluruh jamaah haji Riau agar fokus selama menjalankan ibadah haji di Tanah suci Mekkah.

Sebab peluang untuk bisa sampai ke tanah suci harus menunggu cukup lama.

Saat ini daftar tunggu keberangkatan haji Riau kurang lebih 13 tahun.

"Jadi manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, fokus untuk  beribadah saja, jangan pikirkan yang lain-lain," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved