Selasa, 28 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

PB IDI Pusat Apresiasi Puncak HBDI di Provinsi Riau

Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 di Provinsi Riau ditandai dengan kegiatan pertemuan ilmiah wilayah Riau,

Penulis: Alex | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Alex
Foto bersama dalam kegiatan Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 di Provinsi Riau yang ditandai dengan kegiatan pertemuan ilmiah wilayah Riau, dengan tema, Sinergi Kolaborasi Untuk Negeri, yang digelar di Pangeran Hotel Pekanbaru, Sabtu (8/6/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 di Provinsi Riau ditandai dengan kegiatan pertemuan ilmiah wilayah Riau, dengan tema, Sinergi Kolaborasi Untuk Negeri, yang digelar di Pangeran Hotel Pekanbaru, Sabtu (8/6/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Riau ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr dr Mohammad Adib Khumaidi Sp OT. Selain itu, juga tampak dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto.

Dalam sambutannya, Dr Moh Adib Khumaidi menyatakan bahwa puncak peringatan HBDI jatuh pada tanggal 20 Mei dan dirayakan di seluruh Indonesia, termasuk di Riau. "Kami mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan IDI Provinsi Riau untuk menyemarakkan HBDI," ujarnya.

Dr Adib menegaskan bahwa IDI selalu siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Seperti yang dilaksanakan di Riau, kegiatan disesuaikan dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi, seperti penurunan angka stunting, dan beberapa program kesehatan lainnya, dan hal tersebut diapresiasi pihaknya.

Selain itu, Dr Adib menekankan pentingnya dokter dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ini bisa dicapai melalui pola komunikasi yang baik dengan pasien, menempatkan mereka sebagai subjek utama, sehingga timbul rasa saling memiliki.

"Kami mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini tidak bisa diselesaikan secara individu, tetapi harus dilakukan bersama-sama. Di sinilah peran IDI sebagai organisasi yang sudah lama berdiri, selalu siap membantu memberikan pembinaan kepada dokter dan memastikan perlindungan hukum bagi anggotanya," jelasnya.

Ketua Dewan Pertimbangan IDI Riau, dr Nuzelly Husnedi MARS menambahkan, bahwa HBDI adalah hari yang sangat penting bagi para dokter, yang tahun ini, tema yang diusung adalah 'Sinergi Kolaborasi Untuk Negeri'. "Sesuai tema, dokter bersama pemerintah dan pemangku kepentingan harus bersama-sama membangun negeri," ujarnya.

Mantan Ketua IDI Riau ini juga menegaskan bahwa peran dokter tidak hanya mengobati pasien, tetapi juga harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal berperilaku sehat.

Ketua Panitia HBDI, dr. Nining Gilang Sari M Ked (KJ) Sp KJ, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan HBDI di Provinsi Riau telah dimulai sejak 20 Mei dengan edukasi serentak di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan praktik dokter pribadi. Selain itu, telah dilakukan Bakti Sosial (Baksos) dan skrining kesehatan di Kelurahan Tobek Godang, yang merupakan kelurahan binaan IDI sebagai pilot project untuk pengembangan program kesehatan di kelurahan-kelurahan lain nantinya.

IDI Riau juga mengadakan penyuluhan kesehatan bagi remaja di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru.

"Pada puncak acara HBDI, kami mengadakan pertemuan ilmiah yang menghadirkan 10 narasumber dari berbagai spesialisasi, termasuk spesialis kulit, mata, THT, kandungan, dan lainnya. Sekitar 150 hingga 200 peserta yang terdiri dari dokter dan mahasiswa turut hadir," tuturnya.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved