Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Gagas Program RLH Satu Rumah Satu Hektar Lahan

Bupati Kuansing Suhardiman Amby menggagas program pengentasan kemiskinan dengan konsep baru yakni RLH Satu Rumah Satu Hektar.

|
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Guruh
Bupati Kuansing Suhardiman Amby saat diwawancarai, Kamis (13/6/2024). Ia menggagas program Satu RLH Satu Hektar Lahan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Bupati Kuansing Suhardiman Amby menggagas program pengentasan kemiskinan dengan konsep baru. 

Menurut Suhardiman Amby kemiskinan di Kuansing harus diatasi dengan terstruktur dan masif.

Adapun program tersebut adalah RLH Satu Rumah Satu Hektar

Suhardiman menjelaskan program tersebut bak sekali dayung dua tiga pulau terlewati.

Selain mengentaskan kemiskinan, program tersebut juga dapat memberantas stunting. 

"Dengan adanya program tersebut, penerima RLH dapat memanfaatkan lahan untuk bertani atau beternak. Jika ekonomi meningkat, maka anak-anak pun mendapatkan asupan gizi yang baik," ujar Suhardiman Amby, Kamis (13/6/2024).

Agar program tersebut berjalan maksimal maka perlu dikerjakan secara keroyokan oleh OPD terkait. 

Selama ini kata Suhardiman, program RLH tidak maksimal dalam menuntaskan akar masalah karena dibangun tanpa diberikan lahan. 

"Selama ini kan seperti itu, dibangun di lahan keluarga pihak penerima yang sempit. Rumah siap, rumahnya bagus namun mereka tetap miskin. Nah sekarang, akan kita siapkan lahan yang lebih luas untuk sumber ekonomi yang berkelanjutan," ujar Suhardiman. 

Untuk itu kata Suhardiman, Pemkab Kuansing telah memetakan lahan pertanian seluas 120 hektar.

Sementara RLH yang akan dibangun sebanyak 2.000 unit RLH. 

"Jadi warga penerima RLH akan dipindahkan ke kawasan tersebut. Syaratnya mereka bersedia tinggal di sana," ujar Suhardiman Amby.

(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved