Nilai Tukar Petani Riau Juni 2024 Naik Sebesar 0,63 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau merilis lima indikator strategis inflasi antar kota di Provinsi Riau pada Juni 2024.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau merilis lima indikator strategis inflasi antar kota di Provinsi Riau pada Juni 2024.
Data tersebut menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) di Tembilahan sebesar 3,14 persen dengan inflasi month-to-month (m-to-m) mengalami deflasi sebesar 0,03 persen dan year-to-date (y-t-d) sebesar 2,83 persen.
Kabupaten Kampar mencatat inflasi y-on-y sebesar 4,38 persen dengan deflasi m-to-m sebesar 0,71 persen dan y-t-d sebesar 1,05 persen. Selanjutnya Kota Pekanbaru mengalami inflasi y-on-y sebesar 3,12 persen dengan inflasi m-to-m sebesar 0,01 persen dan y-t-d sebesar 1,63 persen.
Kota Dumai mencatat inflasi y-on-y sebesar 3,78 persen dengan deflasi m-to-m sebesar 0,04 persen dan y-t-d sebesar 2,17 persen.
Secara keseluruhan, Provinsi Riau mencatat inflasi y-on-y sebesar 3,56 persen dengan deflasi m-to-m sebesar 0,22 persen dan y-t-d sebesar 1,55 persen.
Selain itu, BPS Provinsi Riau juga merilis data komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi dan deflasi di Provinsi Riau. Untuk inflasi y-on-y, komoditas yang memberikan andil terbesar adalah cabai merah dengan kontribusi sebesar 1,00 persen.
Selanjutnya diikuti oleh beras sebesar 0,60 persen, emas perhiasan sebesar 0,36 persen, bawang merah sebesar 0,33 persen, sigaret kretek mesin sebesar 0,19 persen, dan nasi dengan lauk sebesar 0,17 persen.
Di sisi lain, beberapa komoditas memberikan andil terhadap deflasi m-to-m di Provinsi Riau. Ayam hidup dan daging ayam ras masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,13 persen, bawang merah sebesar 0,08 persen, angkutan udara sebesar 0,02 persen, bayam sebesar 0,02 persen, dan tomat sebesar 0,04 persen.
Selain inflasi, BPS Provinsi Riau juga melaporkan beberapa indikator ekonomi penting lainnya. Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Juni 2024 tercatat sebesar 168,55, naik sebesar 0,63 persen dibandingkan NTP Mei 2024 yang sebesar 167,50.
BPS Provinsi Riau juga melaporkan penurunan persentase penduduk miskin di Riau pada Maret 2024 menjadi 6,67 persen dibandingkan dengan Maret 2023. Selain itu, Gini Ratio Provinsi Riau pada Maret 2024 tercatat sebesar 0,307, menurun dibandingkan dengan Maret 2023 yang sebesar 0,324.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)
| DPRD Riau Prihatin Peredaran Narkoba di Riau, Minta Kapolda Sikat Semua |
|
|---|
| 1.041 Lolos PSUD 2026, Peluang Emas Raih Beasiswa Penuh di Politeknik Caltex Riau |
|
|---|
| Warga Bawa Beras dan Bahan Lauk Pauk saat Unjuk Rasa Penolakan Relokasi Lahan TNTN |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Riau Seminggu ke Depan, BMKG Pekanbaru: Tetap Waspada Potensi Bencana |
|
|---|
| Uji Nyata WFH: Efisiensi atau Ilusi Pelayanan? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/logo-badan-pusat-statistik-bps.jpg)