Warga Minta Camat Sungai Apit dan Satpol PP Siak Berani Tindak Peron Tak Berizin
Masyarakat meminta Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar dan Kepala Satpol PP Siak Winda Syafril untuk menindak peron yang tak berizin
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Masyarakat meminta Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar dan Kepala Satpol PP Siak Winda Syafril untuk menindak peron yang tak berizin di seluruh kecamatan itu.
Pasalnya, akibat banyaknya peron tak berizin memicu masuknya truk Over Dimensi Over Load (ODOL).
“Camat sudah tahu peron tidak berizin kenapa diam saja, begitu juga Satpol PP sebagai penegak Perda, kok diam, ada apa dengan semua ini,” ujar Riduan, warga setempat, Kamis (25/7/2024).
Ia sangat menyayangkan kinerja pihak kecamatan yang tidak berani bertindak untuk menertibkan peron -peron tak berizin ini. Lalu lalang truk bertonase membuat jalan hancur sehingga masyarakat dirugikan.
“Pemerintah membangun jalan untuk mobil ringan, MST 8 ton, tetapi yang datang mengangkut sawit truk dengan bak yang dimodifikasi melebihi kapasitas jalan,” katanya.
Ia meminta Camat dan Kasatpol PP Siak untuk berani menindak peron ilegal tersebut. Karena unit usaha sekelompok orang merugikan banyak orang.
“Mereka mendapat untung sedangkan kami masyarakat mendapat buntungnya saja. Kalau tidak mau ya harusnya peron itu bikin jalan sendiri atau pakai mobil yang sesuai dengan kapasitas jalan untuk jual beli sawit,” katanya.
Baca juga: Kadis PU Siak Berang Jalan Teluk Masjid ke Sungai Apit Rusak Usai Diaspal Akibat Truk Bebas Melintas
Baca juga: Mobil ODOL Masuk ke Sungai Apit Siak Akibat Peron di Dalam Wilayah Perkotaan
Camat Sungai Tengku Mukhtasar juga mengakui peron di kawasan Sungai Apit tidak berizin. Ia berjanji akan mendata seluruh peron dan memanggi pemiliknya.
“Kami belum punya data, saat ini kami mendata dulu, karena rata-rata peron di Sungai Apit tak ada izin, kadang saya pening juga banyak betul masalah di Sungai Apit nih,” ujar Tengku Mukhtasar.
Dinas Perhubungan bersama kepolisian sudah turun melakukan razia truk ODOL di Sungai Apit. Anehnya, begitu petugas gabungan turun, truk ODOL menghilang.
“Seperti main kucing-kucingan, kenapa mereka menghilang, siapa di belakang mereka semua ini yang harus kita ungkap bersama-sama,” kata Kepala Dinas Perhubungan Siak, Junaidi.
Meski demikian, Junaidi akan terus mengawasi jalan itu dari mobil ODOL. Selain itu juga merazia mobil
penumpang dan barang, serta memeriksa Kir terhadap truk-truk yang lewat.
“Jalan Sungai Apit ini saat ini sudah menjadi atensi masyarakat, masa jalan baru dibangun sudah hancur,” katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Mayonal putra)
| Jalan Rusak di Tapung Kampar Kerap Viral, Warga Kritik Penanganan: Hanya Timbun dan Timbun |
|
|---|
| 8 Tahun Jalan Rusak, Warga Minas Tagih Kepastian di Hadapan Pemerintah |
|
|---|
| Jelang MTQ Riau 2026, Jalan Pekanbaru–Kuansing Masih Rusak Parah |
|
|---|
| Jalan Amblas di Jalan Istiqamah Pekanbaru Menanti Proses Perbaikan |
|
|---|
| Truk Terjebak di Jalan Rusak Dekat Rumahnya, Kades di Tapung Kampar Sindir Legislator dan Pemprov |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/peron-tanpa-izin-di-samping-kantor-camat-sungai-apit.jpg)