Dua Sosok Ini Diisukan Calon Kuat Ketua DPRD Kampar dari Gerindra
Pembahasan terkait perebutan posisi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar 2024-2029 menghangat jelang pelantikan 27 Agustus nanti.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pembahasan terkait perebutan posisi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar 2024-2029 menghangat jelang pelantikan 27 Agustus nanti.
Empat kursi pimpinan akan diisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Jatah Ketua milik Gerindra sebagai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kampar. Partai ini meraih 75.835 atau 16,6 persen dari suara sah dengan jumlah delapan kursi.
Baca juga: Breaking News: Dukungan Golkar Jatuh kepada Repol untuk Pilkada Kampar 2024
Beredar kabar, dua nama menguat sebagai Calon Ketua. Mereka masing-masing, Zumrotun dan Ahmad Taridi.
Berbeda dengan Zumrotun, Taridi yang pernah menjabat Kepala Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir merupakan wajah baru.
Tetapi Taridi belakangan dikabarkan masuk bursa calon ketua.
"Awalnya Zumrotun sudah menguat. Belakangan ini, nama Taridi muncul," kata sebuah sumber Tribunpekanbaru.com di DPRD Kampar yang enggan namanya dipublis, Kamis (8/8/2024).
Baca juga: Pemilik Tanah Tol Pekreng di Kampar Risau Dimiskinkan, Ganti Rugi Tak Cukup Lunasi Utang di Bank
Zumrotun memang sejak awal sudah digadang-gadang. Sebab politisi wanita ini meraih suara terbanyak di antara delapan Anggota DPRD Kampar Terpilih dari Gerindra.
Pada 2019, ia juga digadang-gadang menjadi ketua dan mengahadapi persaingan sengit. Tetapi keputusan partai akhirnya jatuh kepada Muhammad Faisal dan masih menjabat ketua sampai sekarang.
"Sekarang (Zumrotun) bersaing lagi. Sekarang dengan Taridi," kata sumber itu. Menurut dia, Taridi masuk bursa karena meraih suara terbanyak kedua setelah Zumrotun.
Ketua DPC Partai Gerindra Kampar, Catur Sugeng Susanto belum dapat dikonfirmasi terkait pemilihan Ketua DPRD. Sebelumnya, ia masih enggan berkomentar.
Kala itu, ia mengatakan, pemilihan dan penentuan ketua didasari berbagai aspek. Seperti kualitas dan kapasitas.
Menurut dia, pertimbangan-pertimbangan tersebut akan disampaikan kepada DPD Gerindra Riau. Sehingga ketua ditentukan berdasarkan masukan dari kabupaten.
"Tetapi bagaimana mekanisme pemilihan Ketua DPRD, kan, masih menunggu petunjuk dan arahan dari pusat. Sebab Gerindra ini sistem komando," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)
| Ketua Fraksi PAN DPRD Pekanbaru Berganti, Kini Dijabat Roni Pasla |
|
|---|
| Pengurus Golkar Riau Segera Akan Dilantik Ketum Bahlil Lahadalia |
|
|---|
| AHY Dituding Sebagai Sosok Koordinator Kasus Ijazah Jokowi, Demokrat Soroti Akun Dibikin Channel |
|
|---|
| Gerakan Persatuan Hijau Riau Kampar Didukung Ketua DPRD Kampar |
|
|---|
| Sawah Rusak dan Sumur Kering, Warga Sungai Jalau Kampar Ungkap Izin Asal-Asalan Galian C |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gedung-dprd-kampar.jpg)