Senin, 4 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mari Membaca Al Quran

Al-Qur'an Digital: Surat Al-Hijr Ayat 41-60 Beserta Terjemahannya

Keutamaan membaca Al-Quran khususnya Surat Al-Hijr dimudahkan urusan, berikut ayat 41,42,43,44,45,46,47,48,49,50,51,52,53,54,55,56,57,58,59,60.

Tayang:
Editor: FebriHendra
istimewa
Surat Al-Hijr Ayat 41-60 Beserta Terjemahannya 

15. Surat Al-Hijr
Ayat 41 - 60
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ  

 

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَىَّ مُسۡتَقِيۡمٌ

Qoola haaza Siraatun 'alaiya Mustaqiim

41. Dia (Allah) berfirman, "Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku."

اِنَّ عِبَادِىۡ لَـيۡسَ لَكَ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَـعَكَ مِنَ الۡغٰوِيۡنَ

Inna 'ibaadii laisa laka 'alaihim sultaanun illaa manittaba'aka minal ghaawiin

42. Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.

وَاِنَّ جَهَـنَّمَ لَمَوۡعِدُهُمۡ اَجۡمَعِيۡنَۙ

Wa inna jahannama lamaw'iduhum ajma'iin

43. Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya.

لَهَا سَبۡعَةُ اَبۡوَابٍؕ لِكُلِّ بَابٍ مِّنۡهُمۡ جُزۡءٌ مَّقۡسُوۡمٌ

Lahaa sab'atu abwaab; likulli baabim minhum juz'um maqsuum

44. (Jahanam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.

اِنَّ الۡمُتَّقِيۡنَ فِىۡ جَنّٰتٍ وَّعُيُوۡنٍؕ

Innal muttaqiina fii Jannaatinw wa 'uyuun

45. Sesungguhnya orang yang bertakwa itu berada dalam surga-surga (taman-taman), dan (di dekat) mata air (yang mengalir).

اُدۡخُلُوۡهَا بِسَلٰمٍ اٰمِنِيۡنَ

Udkhuluuhaa bisalaamin aaminiin

46. (Allah berfirman), "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman."

وَنَزَعۡنَا مَا فِىۡ صُدُوۡرِهِمۡ مِّنۡ غِلٍّ اِخۡوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيۡنَ

Wa naza'naa ma fii suduurihim min ghillin ikhwaanan 'alaa sururim mutaqoobiliin

47. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.

لَا يَمَسُّهُمۡ فِيۡهَا نَـصَبٌ وَّمَا هُمۡ مِّنۡهَا بِمُخۡرَجِيۡنَ‏

Laa yamas suhum fiihaa nasabunw wa maa hum minhaa bimukhrajiin

48. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.

نَبِّئۡ عِبَادِىۡۤ اَنِّىۡۤ اَنَا الۡغَفُوۡرُ الرَّحِيۡمُۙ

Nabbi' 'ibaadiii annniii anal Ghafuurur Rahiim

49. Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang,

وَاَنَّ عَذَابِىۡ هُوَ الۡعَذَابُ الۡاَلِيۡمُ

Wa anna 'azaabii uwal 'azaabul aliim

50. dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.

وَنَبِّئۡهُمۡ عَنۡ ضَيۡفِ اِبۡرٰهِيۡمَ‌ۘ

Wa nabbi'hum 'an daifi Ibraahiim

51. Dan kabarkanlah (Muhammad) kepada mereka tentang tamu Ibrahim (malaikat).

اِذۡ دَخَلُوۡا عَلَيۡهِ فَقَالُوۡا سَلٰمًاؕ قَالَ اِنَّا مِنۡكُمۡ وَجِلُوۡنَ‏

Iz dakhaluu 'alaihi faqooluu salaaman qoola innaa minkum wajiluun

52. Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salam." Dia (Ibrahim) berkata, "Kami benar-benar merasa takut kepadamu."

قَالُوۡا لَا تَوۡجَلۡ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمٍ عَلِيۡمٍ

Qooluu la tawjal innaa nubashshiruka bighulaamin 'aliim

53. (Mereka) berkata, "Janganlah engkau merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang pandai (Ishak)."

قَالَ اَبَشَّرۡتُمُوۡنِىۡ عَلٰٓى اَنۡ مَّسَّنِىَ الۡكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُوۡنَ‏

Qoola abashshartumuunii 'alaaa am massaniyal kibaru fabima tubashshiruun

54. Dia (Ibrahim) berkata, "Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, lalu (dengan cara) bagaimana kamu memberi (kabar gembira) tersebut?"

قَالُوۡا بَشَّرۡنٰكَ بِالۡحَـقِّ فَلَا تَكُنۡ مِّنَ الۡقٰنِطِيۡنَ‏

Qooluu bashsharnaaka bilhaqqi falaa takum minal qoonitiin

55. (Mereka) menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa."

قَالَ وَمَنۡ يَّقۡنَطُ مِنۡ رَّحۡمَةِ رَبِّهٖۤ اِلَّا الضَّآلُّوۡنَ

Qoola wa mai yaqnatu mir rahmati Rabbihiii illad daaaluun

56. Dia (Ibrahim) berkata, "Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat."

قَالَ فَمَا خَطۡبُكُمۡ اَيُّهَا الۡمُرۡسَلُوۡنَ‏

Qoola famaa khatbukum aiyuhal mursaluun

57. Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah urusanmu yang penting, wahai para utusan?"

قَالُـوۡۤا اِنَّاۤ اُرۡسِلۡنَاۤ اِلٰى قَوۡمٍ مُّجۡرِمِيۡنَۙ‏

Qooluu innaaa ursilnaaa ilaa qawmim mujrimiin

58. (Mereka) menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa,

اِلَّاۤ اٰلَ لُوۡطٍؕ اِنَّا لَمُنَجُّوۡهُمۡ اَجۡمَعِيۡنَۙ

Illaaa Aala Luut; innaa lamunajjuuhum ajma'iin

59. kecuali para pengikut Luth. Sesungguhnya kami pasti menyelamatkan mereka semuanya,

اِلَّا امۡرَاَتَهٗ قَدَّرۡنَاۤ ۙ اِنَّهَا لَمِنَ الۡغٰبِرِيۡنَ

Illam ra atahuu qaddarnaaa innahaa laminal ghaabiriin

60. kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa dia termasuk orang yang tertinggal (bersama orang kafir lainnya)."

Keutamaan membaca Al-Quran khususnya Surat Al-Hijr, di antaranya:

  • Wasilah doa agar dimudahkan segala urusan, dan mendapatkan kemurahan rezeki, dan sukses dalam perdagangan.
  • Seluruh umat manusia kembali diingatkan tentang kebesaran Allah SWT.

Inilah beberapa keutamaan membaca Surat Al-Hijr dan semoga bisa diamalkan, ayat 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, dan 60. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved