Kamis, 16 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mari Membaca Al Quran

Al-Qur'an Digital: Surat Taha Ayat 21-40 Beserta Terjemahannya

Membaca Al-Quran khususnya Surat Taha melembutkan hati, berikut ayat 21,22,23,24,25,26,27,28,29,30,31,32,33,34,35,36,37,38,39,40.

Editor: FebriHendra
istimewa
Surat Taha Ayat 21-40 Beserta Terjemahannya 

20. Surat Taha
Ayat 21 - 40
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 
 

قَالَ خُذۡهَا وَلَا تَخَفۡ‌ ۖ سَنُعِيۡدُهَا سِيۡرَتَهَا الۡاُوۡلٰى‏

Qoola khuzhaa wa laa ta khaf sanu'iiduhaa siiratahal uulaa

21. Dia (Allah) berfirman, "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,

وَاضۡمُمۡ يَدَكَ اِلٰى جَنَاحِكَ تَخۡرُجۡ بَيۡضَآءَ مِنۡ غَيۡرِ سُوۡٓءٍ اٰيَةً اُخۡرٰىۙ

Wadmum yadaka ilaa janaahika takhruj baidaaa'a min ghairi suuu'in Aayatan ukhraa

22. dan kepitlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih (bercahaya) tanpa cacat, sebagai mukjizat yang lain,

لِنُرِيَكَ مِنۡ اٰيٰتِنَا الۡـكُبۡـرٰى‌ۚ‏

Linuriyaka min Aayaatinal Kubra

23. untuk Kami perlihatkan kepadamu (sebagian) dari tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat besar,

اِذۡهَبۡ اِلٰى فِرۡعَوۡنَ اِنَّهٗ طَغٰى

Izhab ilaa Fir'awna innahuu taghaa

24. Pergilah kepada Fir‘aun; dia benar-benar telah melampaui batas."

قَالَ رَبِّ اشۡرَحۡ لِىۡ صَدۡرِىْ

Qoola Rabbish rah lii sadrii

25. Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

وَيَسِّرۡ لِىۡۤ اَمۡرِىْ

Wa yassir liii amrii

26. dan mudahkanlah untukku urusanku,

وَاحۡلُلۡ عُقۡدَةً مِّنۡ لِّسَانِیْ

Wahlul 'uqdatam milli saanii

27. dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

يَفۡقَهُوۡا قَوۡلِیْ

Yafqahuu qawlii

28. agar mereka mengerti perkataanku,

وَاجۡعَلْ لِّىۡ وَزِيۡرًا مِّنۡ اَهۡلِىْ

Waj'al lii waziiram min ahlii

29. dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,

هٰرُوۡنَ اَخِى

Haaruuna akhii

30. (yaitu) Harun, saudaraku,

اشۡدُدۡ بِهٖۤ اَزۡرِىْ

Ushdud bihiii azrii

31. teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia,

وَاَشۡرِكۡهُ فِىۡۤ اَمۡرِىْ

Wa ashrik hu fiii amrii

32. dan jadikanlah dia teman dalam urusanku,

كَىۡ نُسَبِّحَكَ كَثِيۡرًا

Kai nusabbihaka kasiiraa

33. agar kami banyak bertasbih kepada-Mu,

وَّنَذۡكُرَكَ كَثِيۡرًا

Wa nazkuraka kasiiraa

34. dan banyak mengingat-Mu,

اِنَّكَ كُنۡتَ بِنَا بَصِيۡرًا

Innaka kunta binaa basiiraa

35. sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami."

قَالَ قَدۡ اُوۡتِيۡتَ سُؤۡلَـكَ يٰمُوۡسٰى‏

Qoola qad uutiita su'laka yaa Muusaa

36. Dia (Allah) berfirman, "Sungguh, telah diperkenankan permintaanmu, wahai Musa!

وَلَـقَدۡ مَنَـنَّا عَلَيۡكَ مَرَّةً اُخۡرٰٓىۙ‏

Wa laqad manannaa 'alaika marratan ukhraaa

37. Dan sungguh, Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain (sebelum ini),

اِذۡ اَوۡحَيۡنَاۤ اِلٰٓى اُمِّكَ مَا يُوۡحٰٓى

Iz awhainaaa ilaaa ummika maa yuuhaaa

38. (yaitu) ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesuatu yang diilhamkan,

اَنِ اقۡذِفِيۡهِ فِى التَّابُوۡتِ فَاقۡذِفِيۡهِ فِى الۡيَمِّ فَلۡيُلۡقِهِ الۡيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَاۡخُذۡهُ عَدُوٌّ لِّىۡ وَعَدُوٌّ لَّهٗ‌ ؕ وَاَلۡقَيۡتُ عَلَيۡكَ مَحَـبَّةً مِّنِّىۡ وَلِتُصۡنَعَ عَلٰى عَيۡنِىۡ ۘ

Aniqzifiihi fit Taabuuti faqzifiihi fil yammi fal yul qihil yammu bis saahili yaakhuzhu 'aduwwul lii wa 'aduwwul lah; wa alqaitu 'alaika mahabbatam minnii wa litusna'a 'alaa 'ainii

39. (yaitu), letakkanlah dia (Musa) di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai (Nil), maka biarlah (arus) sungai itu membawanya ke tepi, dia akan diambil oleh (Fir‘aun) musuh-Ku dan musuhnya. Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.

اِذۡ تَمۡشِىۡۤ اُخۡتُكَ فَتَقُوۡلُ هَلۡ اَدُلُّـكُمۡ عَلٰى مَنۡ يَّكۡفُلُهٗ‌ ؕ فَرَجَعۡنٰكَ اِلٰٓى اُمِّكَ كَىۡ تَقَرَّ عَيۡنُهَا وَلَا تَحۡزَنَ  ؕ وَقَتَلۡتَ نَـفۡسًا فَنَجَّيۡنٰكَ مِنَ الۡغَمِّ وَفَتَـنّٰكَ فُتُوۡنًا ۚفَلَبِثۡتَ سِنِيۡنَ فِىۡۤ اَهۡلِ مَدۡيَنَ ۙ ثُمَّ جِئۡتَ عَلٰى قَدَرٍ يّٰمُوۡسٰى‏

Iz tamsyi ukhtuka fa taqulu hal adullukum 'ala may yakfuluh(u), fa raja'naka ila ummika kai taqarra 'ainuha wa la tahzan(a), wa qatalta nafsan fa najjainaka minal-gammi wa fatannaka futuna(n), fa labista sinina fi ahli madyan(a), summa ji'ta 'ala qadariy ya musa

40. (Yaitu) ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu dia berkata (kepada keluarga Fir‘aun), ‘Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?’ Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati. Dan engkau pernah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan (yang besar) dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan (yang berat); lalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian engkau, wahai Musa, datang menurut waktu yang ditetapkan,

Keutamaan membaca Al-Quran khususnya Surat Taha, di antaranya:

  • Diberikan catatan amal perbuatan dengan tangan kanan dan tidak dihisap atas apa yang dilakukan.
  • Mengandung al-ismul a’dzam (nama Allah yang paling agung), jika berdoa dengannya akan dikabulkan (insya Allah).
  • Wasilah doa agar melembutkan hati.

Inilah beberapa keutamaan membaca Surat Taha dan semoga bisa diamalkan, ayat 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, dan 40. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved