Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mari Membaca Al Quran

Al-Qur'an Digital: Surat Al-Mu'minun Ayat 41-60 Beserta Terjemahannya

Keutamaan membaca Al-Quran Surat Al-Mu'minun menenangkan hati, berikut ayat 41,42,43,44,45,46,47,48,49,50,51,52,53,54,55,56,57,58,59,60.

|
Editor: FebriHendra
istimewa
Surat Al-Mu'minun Ayat 41-60 Beserta Terjemahannya 

23. Surat Al-Mu'minun
Ayat 41 - 60
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

 

فَاَخَذَتۡهُمُ الصَّيۡحَةُ بِالۡحَـقِّ فَجَعَلۡنٰهُمۡ غُثَآءً‌ۚ فَبُعۡدًا لِّـلۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَ

Fa akhazat humus saihatu bilhaqqi faja'alnaahum ghusaaa'aa; fabu;dal lilqaw miz zaalimiin

41. Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zhalim.

ثُمَّ اَنۡشَاۡنَا مِنۡۢ بَعۡدِهِمۡ قُرُوۡنًا اٰخَرِيۡنَؕ

Summa anshaanaa mim ba'dihim quruunan aakhariin

42. Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain.

مَا تَسۡبِقُ مِنۡ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسۡتَـاۡخِرُوۡنَؕ‏

Maa tasbiqu min ummatin ajalahaa wa maa yastaakhiruun

43. Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak (pula) menangguhkannya.

ثُمَّ اَرۡسَلۡنَا رُسُلَنَا تَتۡـرَا‌ ؕ كُلَّ مَا جَآءَ اُمَّةً رَّسُوۡلُهَا كَذَّبُوۡهُ‌ فَاَتۡبَـعۡنَا بَعۡـضَهُمۡ بَعۡـضًا وَّجَعَلۡنٰهُمۡ اَحَادِيۡثَ‌ ۚ فَبُـعۡدًا لِّـقَوۡمٍ لَّا يُؤۡمِنُوۡنَ

Summa arsalnaa Rusulanaa tatraa kulla maa jaaa'a ummatar Rasuuluhaa kazzabuuh; fa atba'naa ba'dahum ba'danw wa ja'alnaahum ahaadiis; fabu'dal liqawmil laa yu'minuun

44. Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.

ثُمَّ اَرۡسَلۡنَا مُوۡسٰى وَاَخَاهُ هٰرُوۡنَ بِاٰيٰتِنَا وَسُلۡطٰنٍ مُّبِيۡنٍۙ

Summa arsalnaa Muusaa wa akhaahu Haaruuna bi Aayaatinaa wa sultaanim mubiin

45. Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,

اِلٰى فِرۡعَوۡنَ وَمَلَا۟ٮِٕهٖ فَاسۡتَكۡبَرُوۡا وَكَانُوۡا قَوۡمًا عٰلِيۡنَ‌

Ilaa Fir'awna wa mala'ihii fastakbaruu wa kaanuu qawman 'aaliim

46. kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong.

فَقَالُـوۡۤا اَنُؤۡمِنُ لِبَشَرَيۡنِ مِثۡلِنَا وَقَوۡمُهُمَا لَـنَا عٰبِدُوۡنَ‌ۚ

Faqooluu annu'minu libasharaini mislinaa wa qawmuhumaa lanaa 'aabiduun

47. Maka mereka berkata, "Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?"

فَكَذَّبُوۡهُمَا فَكَانُوۡا مِنَ الۡمُهۡلَـكِيۡنَ‏

Fakazzabuuhumaa fakaanuu minal mmuhlakiin

48. Maka mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka termasuk orang yang dibinasakan.

وَلَـقَدۡ اٰتَيۡنَا مُوۡسَى الۡـكِتٰبَ لَعَلَّهُمۡ يَهۡتَدُوۡنَ

Wa laqad aatainaa Muusal Kitaaba la'allahum yahtaduun

49. Dan sungguh, telah Kami anugerahi kepada Musa Kitab (Taurat), agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.

وَجَعَلۡنَا ابۡنَ مَرۡيَمَ وَاُمَّهٗۤ اٰيَةً وَّاٰوَيۡنٰهُمَاۤ اِلٰى رَبۡوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَّمَعِيۡنٍ

Wa ja'alnab na Maryama wa ummahuuu aayatannw wa aawainaahumaaa ilaa rabwatin zaati qaraarinw wa ma'iin

50. Dan telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata bagi (kebesaran Kami), dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, (tempat yang tenang, rindang dan banyak buah-buahan) dengan mata air yang mengalir.

يٰۤـاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوۡا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعۡمَلُوْا صَالِحًـا‌ ؕ اِنِّىۡ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ عَلِيۡمٌ

Yaaa aiyuhar Rusulu kuluu minat taiyibaati wa'maluu saalihan innii bimaa ta'maluuna 'Aliim

51. Allah berfirman, "Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

وَاِنَّ هٰذِهٖۤ اُمَّتُكُمۡ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّاَنَا رَبُّكُمۡ فَاتَّقُوۡنِ

Wa inna haazihiii ummatukum ummatanw waahidatanw wa Ana Rabbukum fattaquun

52. Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku."

فَتَقَطَّعُوۡۤا اَمۡرَهُمۡ بَيۡنَهُمۡ زُبُرًا‌ ؕ كُلُّ حِزۡبٍۢ بِمَا لَدَيۡهِمۡ فَرِحُوۡنَ

Fataqatta'uuu amrahum bainahum zuburaa; kullu hizbim bimaa ladaihim farihuun

53. Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan (agama)nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan (merasa) bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).

فَذَرۡهُمۡ فِىۡ غَمۡرَتِهِمۡ حَتّٰى حِيۡنٍ

Fazarhum fii ghamratihim hattaa hiin

54. Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.

اَيَحۡسَبُوۡنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمۡ بِهٖ مِنۡ مَّالٍ وَّبَنِيۡنَۙ

A-yahsabuuna annnamaa numiduhum bihii mimmaalinw wa baniin

55. Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa),

نُسَارِعُ لَهُمۡ فِى الۡخَيۡـرٰتِ‌ ؕ بَلْ لَّا يَشۡعُرُوۡنَ

Nusaari'u lahum fil khairaat; bal laa yash'uruun

56. Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.

اِنَّ الَّذِيۡنَ هُمۡ مِّنۡ خَشۡيَةِ رَبِّهِمۡ مُّشۡفِقُوۡنَۙ‏

Innal laziina hum min khashyati Rabbihim mushfiquun

57. Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ بِاٰيٰتِ رَبِّهِمۡ يُؤۡمِنُوۡنَۙ

Wallaziina hum bi Aayaati Rabbihim yu'minuun

58. dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ بِرَبِّهِمۡ لَا يُشۡرِكُوۡنَۙ

Wallaziina hum bi Rabbihim laa yushrikuun

59. dan mereka yang tidak mempersekutukan Tuhannya,

وَالَّذِيۡنَ يُؤۡتُوۡنَ مَاۤ اٰتَوْا وَّ قُلُوۡبُهُمۡ وَجِلَةٌ اَنَّهُمۡ اِلٰى رَبِّهِمۡ رٰجِعُوۡنَ

Wallaziina yu'tuuna maaa aataw wa quluubuhum wajilatun annahum ilaa Rabbihim raaji'uun

60. dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,

Keutamaan membaca Al-Quran khususnya Surat Al-Mu'minun, di antaranya:

  • Menjadi doa untuk mendapatkan keturunan yang saleh dan saleha.
  • Sebagai wasilah atau doa untuk menenangkan hati.
  • Doa bagi orang yang suka minum-minuman keras hingga ia membenci meminumnya.

Inilah beberapa keutamaan membaca Surat Al-Mu'minun ayat 41-60 dan semoga bisa diamalkan, berikut ayat 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, dan 60. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved