Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pj Gubri Ingatkan Ancaman Hoaks dan Perang Medsos Saat Pilkada Serentak 2024

Pj Gubri Rahman Hadi mengajak semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkada Serentak 2024.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
istimewa
Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas berbagai isu strategis jelang Pilkada di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (3/10/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Pj Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi mengajak semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di bumi lancang kuning ini.

Imbauan ini disampaikan Pj Gubri mengingat dinamika perpolitikan di Riau dan sejumlah kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada mulai panas.

Pj Gubri menegaskan, potensi kerawanan dalam Pilkada tidak hanya terjadi didunia nyata. Namun potensi kekacauan itu bisa saja muncul dari media sosial.

Sebab saat ini semua orang bisa memposting melalui media sosialnya masing-masing tanpa bisa dibendung.

"Jadi kerawanan dalam Pilkada yang perlu diantisipasi itu adalah perang di sosial media dan ini sulit untuk dihindari. Makanya ada yang bilang, maha benar netizen dengan segala postingan," kata Rahman Hadi saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas berbagai isu strategis jelang Pilkada di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (3/10/2024).

Rahman menjelaskan, media sosial ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan untuk kebaikan maka baiklah hasilnya, namun jika digunakan untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks maka dampaknya buruknya juga sangat luar biasa.

"Semua tergantung ujung jempolnya masing-masing, bayangkan ada netizen yang membuat video mandi-mandi dan mancing di jalan berlubang kemudian viral di respon pemerinta itu pemerintah harus mengeluarkan uang ratusan miliar untuk memperbaiki jalan itu," ujarnya.

Rahman mengungkapkan, diera digitalisasi ini, pressure atau desakan yang paling cepat dan ampuh sekarang itu adalah lewat sosial media.

Agar media sosial tidak menyebarkan berita bohong atau hoax, pihaknya mengajak semua pihak untuk membuat kesepakatan bersama untuk melawan hoaks.

"Tugas kami dari pemerintah daerah akan memberikan klarifikasi jika ada berita bohong. Sementara masyarakat tugasnya, jangan menyebarkan berita bohong dan jangan terlalu mudah terprovokasi dan jangan mudah percaya ketiga ada yang menshare sesuai di media sosial," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubri Rahman Hadi juga menegaskan bahwa prioritas kepala daerah saat ini adalah untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan aman,tertib, dan damai.

“Kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Riau dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai dengan asas demokrasi,” katanya.

Pemprov Riau terus melakukan kesiapan bersama aparat keamanan dalam menghadapi potensi gangguan selama masa Pilkada. Ia menekankan pentingnya antisipasi terhadap berbagai ancaman, seperti konflik sosial hingga penyebaran berita hoaks yang dapat merusak tatanan demokrasi.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi, terutama di media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak benar,” ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved