Senin, 1 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cuaca Panas Bedengkang, Dua Daerah di Riau Dilanda Karhutla

Tercatat ada dua titik Karhutla di Riau. Yakni di wilayah Siak Hulu Kabupaten Kampar dan di wilayah Mandau Kabupaten Bengkalis

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: M Iqbal
Istimewa
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali marak di Kampar. Terjadi tiga kasus dalam sehari pada Rabu (23/10/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas gabungan saat ini masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Riau. Cuaca panas yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini membuat sejumlah wilayah di Riau kembali muncul titik api baru.

Berdasarkan laporan yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, pada Kamis (24/10/2024) tercatat ada dua titik Karhutla yang muncul. Yakni di wilayah Siak Hulu Kabupaten Kampar dan di wilayah Mandau Kabupaten Bengkalis.

"Saat ini petugas masih melakukan upaya pemadaman di dua lokasi itu, mudah-mudahan apinya bisa segera padam," kata Kabid Kedaruratan, BPBD Riau, Jim Ghafur, Kamis (24/10/2024).

Jim mengungkapkan,upaya pemadaman tidak hanya dilakukan melalui jalur darat. Namun saat ini Satgas udara juga membantu melakukan pemadaman api dengan menggunakan heli water bombing.

"Hari ini heli water bombing kita kerahkan ke Siak Hulu untuk membantu proses pemadaman api disana, sementara yang di mandau pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat," ujarnya.

Menyikapi kondisi cuaca di Riau yang saat ini sudah masuk musim kemarau yang cukup panas dan kering, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala bara apinya. Apalagi saat berada di kebun, tanah kosong atau di hutan.

"Yang hobi mancing ikan juga, kan biasa ada yang buat api untuk bakar-bakar ikan atau api unggun, itu juga harus hati-hati. Pastikan apinya dipadamkan sampai padam semua baru ditinggal pulang, jangan ditinggal begitu saja, itu bisa juga berpotensi terjadinya kebakaran lahan," katanya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved