Cuaca Kering Melanda, Debit Waduk PLTA di Kampar dan Listrik yang Dihasilkan Menyusut
Cuaca kering yang melanda Kampar dan sekitarnya berakibat kepada penyusutan volume Waduk PLTA Koto Panjang.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Cuaca kering yang melanda Kampar dan sekitarnya berakibat kepada penyusutan volume Waduk PLTA Koto Panjang. Kapasitas listrik yang dihasilkan pun menurun.
Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyebutkan, tinggi elevasi waduk di angka 74,9 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Minggu (27/10/2024) pukul 13.00 WIB.
Seperti diketahui, batas bawah elevasi waduk di angka 73,5 mdpl. Artinya, tinggi elevasi saat ini hanya 1,4 meter di atas batas bawah.
Tinggi elevasi ini turun satu meter dari sepekan lalu, Minggu (20/10). Elevasi pada tujuh hari lalu masih di angka 75,89 mdpl.
Debit air masuk ke waduk (inflow) juga cenderung menurun dalam sepekan ini. Inflow waduk pada Minggu (27/10) rata-rata hanya 122,32 meter kubik per detik (m3/s). Sama besarnya dengan debit air keluar (outflow).
Sementara itu, ia mengatakan, kapasitas listrik yang dihasilkan dari turbin pembangkit pada bendungan waduk menurun. Pada Luar Waktu Beban Puncak (LWBP), mengoperasikan satu atau dua turbin.
Tiap turbin hanya menghasilkan 18 MW pada saat LWBP itu. Sedangkan pada beban puncak, tiga unit turbin dioperasikan.
"Pada beban puncak menghasilkan 20 MW per turbin atau 3x20 MW," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu siang.
Ia mengatakan, pola pengoperasian turbin tetap tergantung kebutuhan sistem. Pengoperasian turbin masih dibatasi menyesuaikan kondisi debit waduk.
Kapasitas ini menurun dari yang dihasilkan sepekan lalu. Yakni 1 atau 2 turbin dengan kapasitas 20 MW per unitnya saat LWBP. Pada beban puncak, 3 unit menghasilkan 30 MW (3x30 MW).
Seperti diketahui, waduk memiliki 3 turbin. Tiap turbin memiliki kapasitas listrik yang dihasilkan sebesar 38 MW atau total 114 MW.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)
| Libur Paskah, 160 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Riau dalam Sehari |
|
|---|
| Lebih Setengah ASN di Kampar WFH Jumat, Bagaimana Kesiapan Digital Pemkab? |
|
|---|
| Penerapan WFH Mulai Jumat Pekan Ini, Pj Sekda Kampar Tegaskan Pengawasan Berlapis dan Melekat |
|
|---|
| Harga Plastik Kian Menggila, Pengusaha Laundry di Kampar Terpaksa Naikkan Tarif |
|
|---|
| Daftar 12 Unit Kerja di Kampar yang Tidak Berlaku WFH Jumat, 75 Persen ASN Kampar Tetap WFH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Kondisi-elevasi-Waduk-PLTA-Koto-Panjang-pada-Jumat-11102024.jpg)