Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengunjung Bakal Ramai saat Libur Nataru, Disparpora Pelalawan Tekan Ini ke Pengelola Objek Wisata 

sejumlah objek wisata di Pelalawan bakal diramaikan pengunjung yang ingin bertamasya, baik secara kelompok maupun bersama keluarga saat libur Nataru

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Theo Rizky
Istimewa
Surfer manca negara sedang berselancar di atas Ombak Bono Sungai Kampar di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. Objek wisata ini diperkirakan akan ramai dikunjungi wisatawan pada hari libur Nataru mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pelalawan Riau memprediksi kunjungan wisatawan ke objek wisata bakal melonjak selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mendatang.

Masyarakat biasanya akan mengunjungi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) untuk mengisi libur hari besar keagamaan dan cuti bersama selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tentu beberapa objek wisata yang ada di Pelalawan akan diramaikan pengunjung yang ingin bertamasya, baik secara kelompok maupun bersama keluarga.

Hal itu sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Pelalawan.

"Kenaikan jumlah pengunjung ke daerah wisata pasti meningkat tajam. Lonjakannya lebih tinggi dibanding hari libur biasa. Itu sudah kita prediksi," ungkap Kepala Disparpora Pelalawan, Dodi Asma Saputra kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (18/12)2024).

Ia menerangkan, ada beberapa objek wisata di Pelalawan yang menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat.

Seperti Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pantai Kuala Terusan di Pangkalan Kerinci, Pantai Ogis di Teluk Meranti, kawasan objek wisata Ombak Bono Sungai Kampar di Teluk Meranti, Danau Betung di Pangkalan Kuras, serta destinasi wisata lainnya. 

Pengelola objek wisata harus mempersiapkan diri menghadapi jumlah pengunjung yang akan meningkat drastis.

Agar masyarakat tetap aman, nyaman, dan selamat selama menikmati hari libur di objek wisata tersebut.

Terutama objek wisata yang memiliki wahana permainan di atas air, tentu harus mempunyai pengawasan dan perlindungan yang ketat. 

"Safety harus ditingkatkan, agar terhindar dari insiden atau kecelakaan yang menimbulkan korban. Pengunjung harus betul-betul dijaga dan diawasi keselamatannya," beber Dodi Asma Saputra. 

Peningkatan pengawasan dan pelayanan ini mendapat perhatian khusus dari Disparpora.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menerbitkan surat imbauan kepada seluruh pengelola objek wisata.

Perihal keselamatan dan keamanan pengunjung akan ditekankan serta menjadi prioritas bagi pemilik serta pekerja tempat wisata. 

"Biasanya Pemprov mengeluarkan surat, baru kita terbitkan turunannya dan diedarkan ke pengelola. Jika tak ada, kita tetap keluarga surat imbauan sendiri," sambungnya.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved