Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PSPS Pekanbaru Menuju Liga 1

Smackdown Pemain Lawan, Sayap Asing PSPS Ini Bakal Absen Lawan Persiraja

Absennya Jhon dipastikan akan menjadi kerugian bagi PSPS Pekanbaru. Sebab sang pemain termasuk andalan

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Sesri
FOTO/DOK PSPS Pekanbaru
PSPS PEKANBARU - Sayap PSPS Pekanbaru, Jhon Mena (biru) kala PSPS bentrok dengan Deltras, Kamis malam (6/2/2025) di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sayap asing PSPS Pekanbaru, Jhon Mena dipastikan akan absen kala PSPS Pekanbaru menjamu Persiraja pada Selasa pekan depan (11/2/2025).

Ia harus menjalani sanksi kartu merah yang diterima dikaga sebelumnya.

Pada laga sebelumnya, Kamis malam (6/2/2025), kala PSPS mengalahkan Deltras Sidoarjo di Pekanbaru, Jhon Mena diusir wasit di menit-menit akhir pertandingan.

Kala itu, ia terlihat kontak fisik dengan Marcel, bek kiri Deltras. Puncaknya, pemain Kolombia itu men-smackdown Marcel hingga jatuh ke tanah.

Wasit mengeluarkan kartu merah untuk keduanya. Sebab Marcel juga terbukti lebih dulu melakukan pelanggaran fisik ke Jhon Mena.

Dalam regulasi PSSI pasal 61 yang mengatur soal kartu kuning dan kartu merah, pada ayat (5) berbunyi : 

"Pemain hang memperoleh kartu merah (lansung) tidak diperkenankan untuk bermain 1 laga pertandingan pada pertandingan berikutnya. Apabila terdapat indikasi bahwa tindakan indisipliner yang menghasilkan kartu merah tersebut, dapat menghasilkan sanksi lebih berat berdasarkan kode disiplin PSSI maka match commissioner wajib menyampaikan hal tersebut kepada Komite disiplin PSSI".

Baca juga: Eksploitasi Bek Kanan Deltras Sidoarjo Jadi Kunci Kemenangan PSPS Pekanbaru

Baca juga: Hasil Akhir PSPS Pekanbaru vs Deltras Babak 8 Besar Liga 2, Jhon Mena dan Noriki Gemilang

Selain sanksi larangan 1 pertandingan, Jhon juga akan dikenai denda Rp 10 juta. Hal ini diatur pada pasal 61 ayat (9).

"Pemain yang mendapatkan kartu merah (langsung) sebagaimana diatur dalam ayat (5) dikenakan denda 10 juta,".

Absennya Jhon dipastikan akan menjadi kerugian bagi PSPS Pekanbaru. Sebab sang pemain termasuk andalan dalam motor serangan.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso menyayangkan Jhon Mena terprovokasi pemain belakang Deltras. Sehingga sayap PSPS itu harus diusir wasit dengan kartu merah.

"Cukup disayangkan ya Jhon terprovokasi. Sangat disayangkan. Tapi tidak apa-apa. Kami akan fokus di laga berikutnya," ucap Aji.

Aji Santoso pun harus berpikir keras untuk mengisi pos yang ditinggalkan Jhon. Pilihannya bisa ke Yudo atau Ilham Fathoni. Bisa juga Asir yang mengisi dengan duet dengan Sadewa. 

(Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved