Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengelola Lahan Sawit 'Siluman' Dua Kali Cuekin Komisi II DPRD Kuansing

Pihak pengelola perkebunan sawit yang berada di kawasan HPT di Kuansing , Riau kembali mengabaikan surat panggilan DPRD Kuansing.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo
HEARING - Komisi II DPRD Kuansing menggelar hearing tanpa kehadiran pihak pengelola perkebunan sawit yang masuk kawasan HPT, Senin (3/2/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pihak pengelola perkebunan sawit yang berada di kawasan HPT di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kembali mengabaikan surat panggilan hearing dari Komisi II DPRD Kuansing.

Pada panggilan pertama dan kedua, tak satupun dari mereka yang hadir.

"Pada hearing pertama mereka tidak datang, kemudian pada panggilan kedua yang kita jadwalkan pada Senin (10/2/2025) juga tidak hadir," ujar anggota Komisi II DPRD Kuansing Satria Mandala Putra, Rabu (12/2/2025).

Komisi II DPRD Kuansing pun kembali memanggil pihak pengelola perkebunan sawit tersebut pada Kamis (13/2/2025) besok.

Belakangan diketahui bahwa pihak yang paling tahu dengan keberadaan ribuan hektar lahan di kawasan HPT tersebut adalah Koperasi Guna Karya Sejahtera.

Satria mengatakan, selain pihak pengelola mereka juga memanggil empat kepala desa yang masuk dalam HPT tersebut.

"Kades Inuman, Serosah, Sumpu dan Kades Tanjung Medang, Kecamatan Hulu Kuantan pun kita panggil hearing. Sebab, kawasan HPT itu masuk dalam wilayah mereka," ujar Satria.

Untuk diketahui koperasi Guna Karya Sejahtera bergerak di sektor jasa.

Namun koperasi itu diam-diam bergerak di sektor perkebunan.

Koperasi itu pun diduga menjual TBS sawit dari perkebunan yang masuk dalam kawasan HPT.

Mereka pun tidak melaporkan perubahan AD/ART dan Rapat Anggota Terbatas (RAT) ke dinas Kopdagrin Kuansing.

(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved