Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Update Terbaru Karhutla di Riau, Dua Daerah Masih Proses Pendinginan

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sebelumnya sempat melanda tujuh daerah di Riau saat ini sudah mulai padam.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Dok Polsek Kuala Kampar
KARHUTLA - Personil gabungan melakukan pendinginan di lokasi Karhutla di Desa Teluk Beringin, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sebelumnya sempat melanda tujuh daerah di Riau saat ini sudah mulai padam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sebelumnya sempat melanda tujuh daerah di Riau saat ini sudah mulai padam.

 Informasi terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Senin (17/2/2025) tersisa dua daerah lagi di Riau yang masih berasap. Yakni di Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan.

"Iya, tinggal dua daerah lagi yang masih proses pendinginan, bengkalis dan pelalawan, apinya sudah padam, tapi masih ada kepulan asapnya, jadi tinggal pendinginan saja," kata Kepala BPBD Riau, M. Edy Afrizal, Senin (17/2/2025).
 
Meski sebagian besar Karhutla di Riau sudah panam, pihaknya tetap mengingatkan kepada masyarakat agar selalu waspada.

Mengingat kondisi cuaca di Riau saat ini yang mulai beralih dari musim hujan ke musim kemarau, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Karena hal tersebut dapat memicu terjadinya Karhutla.

"Masyarakat kami imbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena hal tersebut dapat menyebabkan Karhutla," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala bara apinya. Apalagi saat berada di kebun, tanah kosong atau di hutan.

"Yang hobi mancing ikan juga, kan biasa ada yang buat api untuk bakar-bakar ikan atau api unggun, itu juga harus hati-hati. Pastikan apinya dipadamkan sampai padam semua baru ditinggal pulang, jangan ditinggal begitu saja, itu bisa juga berpotensi terjadinya kebakaran lahan," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved