Berita Artis Terkini

Pakai Baju Oren, Nikita Mirzani Resmi Ditahan Kasus Dugaan Pemerasan Senilai Rp 4 Miliar

Nikira Mirzani resmi ditahan usai jadi tersangka  kasus dugaan pemerasan bos skincare senilai Rp 4 Miliar

Editor: Muhammad Ridho
Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
NIKITA MIRZANI TERSANGKA - Nikita Mirzani resmi ditahan usai jadi jadi tersangka kasus dugaan pemerasan bos skincare senilai Rp 4 M. Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nikira Mirzani resmi ditahan usai jadi tersangka  kasus dugaan pemerasan bos skincare senilai Rp 4 M. 

Keluar dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Nikita Mirzani tersenyum ketika bertemu dengan awak media.

Saat ditanya dirinya harus ditahan, Nikita mengaku santai hadapi proses hukum yang sedang menjeratnya.

"Ya gimana? Maunya gimana? Sans (santai)," ujar Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

Nikira Mirzani tak banyak berkomentar, dirinya santai jalani kasus ini dan ingin perkaranya cepat selesai.

"Nggak gimana-gimana biar cepet selesai masalahnya," ucap Nikita.

Sebagai informasi, Nikita Mirzani dan asistennya yang berinisial IM ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan yang dilaporkan Reza Gladys, seorang bos produk skincare.

Penyidik sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nikita dan asistennya pada Kamis (20/2) yang lalu. Namun, Nikita meminta penjadwalan ulang pada Senin (3/3).

Nikita Mirzani dan asistennya berinisial IM baru memenuhi panggilan polisi Selasa (4/3/2025) hari ini. 

Nikita tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB pagi tadi dan langsung menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan hari ini Nikita dijatuhi sekira 109 pertanyaan, sebelum akhirnya resmi ditahan untuk 20 hari ke depan.

Kirim Pesan Sinis

Sikap tak biasa ditunjukkan Nikita Mirzani setelah dilakukan penahanan untuk dirinya.

Usai jadi tersangka kasus dugaan pemerasan kepada bos skincare, Nikita pun ditahan untuk 20 hari kedepan.

Kemeja oren menempel di pundak Nikita, tak terpasang sempurna. 

Ia pun menunjukkan sikap tak biasa yang ditunjukkan tersangka pada umumnya.

Jika biasanya tersangKa menunduk dan menutupi wajahnya serta tak mau bicara, Nikita justru melempar tawa dan senyum ke awak media.

Ia bahkan menyebut baju oren yang dikenakan padanya sesuai dengan keinginan orang-orang yang bermasalah dengannya.
 
"Sesuai kemauan lo," ucap Nikita Mirzani sambil tertawa di Polda Metro Jaya Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

Nikita Mirzani Bantah Pemerasan

Melalui saluran YouTube Comic 9 Revolution, Nikita mengungkapkan awal mula dirinya dituding melakukan pemerasan.

Mulanya, Nikita mengaku Reza Gladys mencarinya melalui dr Oky Pratama yang merupakan sahabat Nikita.

"Inti ceritanya adalah, dia itu nyari gue karena gue punya salah satu produk dia yang berbahaya yang ada jarum suntiknya. Ini tidak diperjualbelikan di e-commerce karena kalau jarum suntik berarti lo harus melakukannya di klinik atau sama orang-orang berkompeten, tapi dia jual di e-commerce," ujar Nikita dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (23/2/2025).

"Nah, terus dia mencarilah nomor telepon gue ke temen-temen terdekat gue. Dia ngehubungin dokter Oky berkali-kali sampai puluhan kali tuh ada nggak direspons. Tiba-tiba karena mendesak, terus akhirnya direspons, ditanya kenapa Teh," sambungnya.

Saat itu, Reza merajuk ingin dipertemukan dengan Nikita untuk silaturahmi.

Baca juga: Nikita Mirzani Ditetapkan Tersangka Dugaan Pemerasan Reza Gladys, Polisi Periksa Belasan Saksi

"Ya aku mau ketemu dong mau silaturahmi," lanjut Nikita menirukan ucapan Reza pada dokter Oky kala itu.

Nikita heran, seharusnya Reza tak perlu khawatir jika produknya memang tidak berbahaya.

"Kalau misalkan dia tidak menjual barang berbahaya, skincare berbahaya untuk apa cari Nikita Mirzani kan, santai aja," tandas Nikita.

Singkat cerita, dokter Oky memberi Reza nomor asisten Nikita, Mail Syahputra yang juga kini ditetapkan menjadi tersangka.

"Udah dikasih nomor teleponnya Mail ke Reza ini, Reza neleponin Mail terus. Tadinya Mail nggak mau angkat, tapi telepon ke berapa diangkat ditanya ini siapa bla bla bla gitulah," seloroh Nikita.

Nikita lantas mulai menirukan sederet ucapan Reza saat menelepon Mail.

"Ini dokter Reza, mau dong diketemuin sama Kak Niki, ini sesuai sama rekaman 9 menit yang si Reza Flexing itu rekam dan sudah dijadikan barang bukti di cyber Polda," katanya.

"Alhamdulillah dia rekam, karena dari rekaman itu jelas sekali tidak ada pemerasan atau pemaksaan, apalagi pengancaman karena dari awalnya bilang 'Kak aku mohon dong diketemukan sama Kak Niki, karena sudah 1 bulan lebih tidak jualan soalnya apa pun yang Kak Niki omongin apalagi dia posting pasti orang percaya'," imbuhnya.

Mendengar ucapan Reza, Mail kembali menanyakan maksudnya ingin bertemu Nikita.

"Udah terus Mail bilang ketemu mau ngapain, bilangnya mau silaturahmi. Nah karena Mail sedikit cong (mulutnya), dia bilang, kalau ketemu nih kita enggak bisa silaturahmi begitu aja. Dia kan artis gitu, iya dong, gue di sini aja dibayar enggak gratis," sindir Nikita.

"Nah, udah gitu terjadilah pembicaraan 9 menit itu, Mail dipaksa menyebutkan nominal. Si Reza ini bilang, udah nggak apa-apa sebutin aja harganya berapa gitu kan. Mail bilang, aduh di telepon nggak enak, enggak mau, enggak enak," jawab Mail saat itu.

Tetapi, Reza terus memaksanya menyebutkan nominal.

"Dia bilang nggak apa-apa siapa tahu bisa, katanya. Karena dokter Reza memaksa ya udah aku sebutin. Tapi aku enggak enak nih. Ya sudah 5 M," beber Nikita.

Nikita memperingatkan agar ceritanya di podcast tersebut tidak diedit.

"Gue cuma cerita di sini, jangan diedit ya gue minta tolong banget karena biar orang-orang tahu," ujarnya.

"Soalnya beberapa yang menganggap gua musuh itu menyebarkan rekamannya dipotong-potong," imbuh Nikita kesal.

Nikita kembali melanjutkan ceritanya.

"Nah, jadi karena si Mail ini dipaksa menyebutkan harga terus  Mail sebut 5 M, gitu kan. Reza bilang enggak bisa dinego gitu, kalau pemerasan nggak ada nego dong," selorohnya.

"Ya udah, kata Mail, ini tuh untuk apa? Untuk menutup mulutnya Nikita Mirzani gitu?," tanya Mail yang diiyakan oleh Reza.

"Iya tolongin, biar aku enggak di-review-review produknya yang ada di Kak Niki," jawab Reza pada Mail.

Setelah itu, Mail dan Reza kembali melakukan percakapan melalui chat WhatsApp.

"Mail jawab, ya udah ntar aku tanya dulu Kak Nikinya," tandas Nikita menirukan ucapan Mail.

"Akhirnya si Reza nelepon balik Mail, dia bilang ini udah deal ya, aku udah ngomong sama suamiku bisa enggak ditawar jadi 4 M. Oh terserah dokter aja," kata Nikita lagi.

Saat itu, Mail menekankan maksud Reza untuk menutup mulut Nikita.

"Tapi dokter, ini beneran nih pengin tutup mulutnya Niki? Diperjelas gitu. Reza jawab, iya nih aku mau damai-damai aja biar aku bisa jualan," kata Nikita menirukan dalih Reza.

Nikita juga heran dengan ketakutan yang dialami Reza.

"Lagian dokter sih produk berbahaya diperjualbelikan. Iya yang dibeli Nikita itu udah aku tarik semenjak dia udah dapetin di e-commerce. Kan aneh," sahut Nikita saat menceritakan alasan Reza menjual produk berbahaya.

Setelah itu, Reza melakukan pembayaran secara mencicil.

"Nah, karena dia mau transaksi, dia nyicil tuh bayarnya dua kali. Kan repot yah, masa meras nyicil. Terus dia WhatsApp ke Mail, minta tolong nanti kalau udah satu tahun diperpanjang ya," lanjutnya.

Nikita menutup ceritanya dengan meminta publik menilai sendiri.

"Kalian pikir aja sendiri di mana letak pemerasannya. Di mana? Di mana letak TPPU-nya? Di mana?" tandas Nikita.

( Tribunpekanbaru.com )

 

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved