Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bupati Rohil Riau Minta Tambah Kuota Solar untuk Nelayan

Kelangkaan minyak solar menjadi permasalahan utama yang menghambat aktivitas nelayan di Rohil.

Tayang:
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Ariestia
Foto/Dok Diskominfo Rohil
KUOTA SOLAR - Dalam upaya mengatasi kelangkaan minyak solar yang berdampak pada produktivitas nelayan di Rokan Hilir (Rohil), Bupati H Bistamam mengajukan penambahan kuota minyak solar kepada Pertamina. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Dalam upaya mengatasi kelangkaan minyak solar yang berdampak pada produktivitas nelayan di Rokan Hilir (Rohil), Bupati H Bistamam mengajukan penambahan kuota minyak solar kepada Pertamina.

Pengajuan penambahan kuota ini disampaikannya dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau yang berlangsung di Balai Serindit aula Gubernuran, Kota Pekanbaru, Selasa (11/3/2025)

Bupati Bistamam, Rabu (12/3/2025) menjelaskan bahwa kelangkaan minyak solar menjadi permasalahan utama yang menghambat aktivitas nelayan di Rohil.

Kurangnya pasokan ini menyebabkan nelayan kesulitan melaut dan berdampak negatif pada hasil tangkapan ikan serta perekonomian daerah.

"Para nelayan di Rokan Hilir selalu kekurangan pasokan minyak solar. Kami berharap pihak Pertamina dapat menambah kuota minyak solar di Rokan Hilir," ujarnya.

Pemerintah berupaya memastikan nelayan dapat melaut dengan lancar dan meningkatkan hasil tangkapan.

"Selama ini, nelayan di Rokan Hilir sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan minyak untuk mesin kapalnya dapat berlayar, alasan ini jadi faktor produktivitas alami penurunan," bebernya.

Dirinya berharap apa yang diupayakan akan membuat produktivitas nelayan di Rohil menjadi optimal.

Bistamam menyebut bahwa Pertamina menyambut baik pengajuan kuota ini dengan akan melakukan evaluasi.

Ia menyatakan bahwa upaya ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Bupati menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina dalam memastikan distribusi minyak yang efektif dan efisien.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TPID, dan Pertamina perlu ditingkatkan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, terutama nelayan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved