Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ada 6 Kasus Laka Lantas di Riau Selama Masa Libur Lebaran, 4 Nyawa Melayang

Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 mulai 26 Maret sampai 8 April, secara umum terbilang lancar dan sukses.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
LAKA LANTAS - Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menjelaskan, meski ada Laka Lantas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, namun jika dibanding operasi yang sama tahun lalu, jumlahnya mengalami penurunan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan data yang dihimpun dari kepolisian, ada 6 kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi selama masa libur Lebaran Idul Fitri, atau saat Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menjelaskan, meski ada Laka Lantas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, namun jika dibanding operasi yang sama tahun lalu, jumlahnya mengalami penurunan.

“Tahun ini Laka Lantas selama Operasi Ketupat ada 6 kasus, tahun lalu 8 kasus. Artinya terjadi penurunan 2 kasus atau 25 persen,” jelas Taufiq, Rabu (9/4/2025).

Lanjut dia, untuk korban meninggal dunia dalam Laka Lantas tahun ini, berjumlah 4 jiwa. 

Angka ini juga mengalami penurunan, di mana tahun lalu 5 jiwa.

Baca juga: Susul Sang Suami, Perawat RSUD Pelalawan Korban Laka Maut di Jalintim Seikijang Meninggal Dunia

Baca juga: Mayat Tertimpa Motor Ditemukan di Jalintim Pelalawan Diduga Korban Laka Lantas, Ini Identitasnya 

“Untuk fatalitas yang menyebabkan korban meninggal juga menurun 20 persen,” ungkap Taufiq.

Berikutnya, korban luka berat Laka Lantas saat Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 berjumlah 3 jiwa, angka ini turun 57 persen, jika dibanding tahun lalu yang mencapai 7 jiwa.

Lalu, untuk korban luka ringan, berjumlah 2 jiwa. Angka ini juga turun drastis sebesar 71 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 7 jiwa.

Sementara itu, kerugian material akibat kecelakaan, tahun ini senilai total Rp74,5 juta.

Nominal ini juga turun, yakni sebesar 23 persen dibanding tahun lalu, sebesar Rp97,3 juta.

Menurut Taufiq, pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 mulai 26 Maret sampai 8 April, secara umum terbilang lancar dan sukses.

Masyarakat pemudik bisa bepergian ke kampung halaman dan kembali dengan aman dan selamat.

“Seluruh rangkaian pelaksanaan tugas Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 di wilayah hukum Polda Riau berjalan lancar dan sesuai rencana. Sampai dengan saat ini tidak terdapat kasus menonjol. Situasi dalam keadaan aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved