Atas Persoalan Sampah, Pemkab Meranti Akan Bentuk Satgas Sampah
Persoalan sampah di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menjadi momok hingga saat ini.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Persoalan sampah di Kabupaten Kepulauan Meranti masih menjadi momok hingga saat ini.
Masalah sampah kerap tersebar di sejumlah lokasi di Selatpanjang secara tidak beraturan hingga saat ini terus terjadi.
Menyikapi hal tersebut pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tengah menyiapkan formulasi untuk penyelesaian tersebut.
Pemkab Kepulauan Meranti saat ini tengah mempersiapkan tim Satuan Tugas (Satgas) untuk permasalahan tersebut.
Tim satgas ini nantinya akan ditugaskan secara khusus untuk menanggulangi persoalan sampah yang ada di daerah.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbub) serta Surat Keputusan (SK) terhadap Satgas tersebut.
“Saat ini kita sedang membuat aturannya melalui perbub serta SK satgas sampah ini, ini sebagai bagian dari rencana untuk penyelesaian persoalan sampah di daerah kita,” ungkap Muzamil, Rabu (9/4/2025) di rumah dinasnya.
Dikatakan Muzamil Satgas ini nantinya akan bekerja secara khusus untuk menyelesaikan persoalan sampah yang terus bergulir hingga saat ini.
Saat ini Muzamil juga terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada perangkat daerah mulai dari dinas hingga kelurahan terkait dengan pembentukan satgas ini.
“Oleh karenanya kita terus datang hingga ke kelurahan untuk mensosialisasikan ini juga, sehingga nantinya menciptakan daerah kota bersih ini bisa kita wujudkan,” tuturnya.
Walaupun demikian, sembari rencana tersebut berjalan pihaknya juga akan menyiapkan sejumlah lokasi untuk Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk menampung sampah nantinya.
“Jadi saya juga sudah menyampaikan agar segera dibangun TPS permanen untuk sejumlah lokasi,” jelasnya.
Diakuinya minimnya anggaran juga masih menjadi kendala dalam pelaksnaaan rencana tersebut.
Oleh karenanya Muzamil juga memiliki gambaran nantinya untuk pembangunan TPS serta fasilitas penanganan sampah dapat diperoleh Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kekuatan anggaran kita juga belum ada saat ini, kita berharap ini bisa dibuatkan melalui CSR.” Pungkasnya.
(Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)
| Banyak Anak Putus Sekolah di Kepulauan Meranti, Faktor Ekonomi dan Minimnya Kesadaran Jadi Penyebab |
|
|---|
| Tertunda dari Jadwal Semula, 45 JCH Meranti Diberangkatkan Hari Ini |
|
|---|
| Korban Belum Ditemukan, Pencarian Korban Melompat Dari Kapal Resmi Ditutup |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian, Korban Lompat dari MV Dumai Line 1 Belum Ditemukan |
|
|---|
| Stok MinyaKita di Meranti Mulai Menipis, Disperindag Lakukan Pemantauan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Wabup-Meranti-Muzamil-ingatkan-pengusaha-nakal.jpg)