Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pemkab Rohil Ubah BLT Menjadi KUBE

BLT di Kabupaten Rohil yang dulunya sebesar Rp250 ribu per bulan dialihkan menjadi Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Tayang:
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
BLT - Sejumlah warga penerima bantuan langsung tunai (BLT) di Pekanbaru beberapa waktu lalu. BLT di Kabupaten Rohil yang dulunya sebesar Rp250 ribu per bulan dialihkan menjadi Kelompok Usaha Bersama (KUBE). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengambil langkah signifikan dengan mengalihkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

BLT yang dulunya sebesar Rp250 ribu per bulan dialihkan menjadi Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

"Kebijakan ini diambil untuk menghadapi defisit anggaran sekaligus memberikan solusi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat miskin," kata Kepala Dinas Sosial Rohil Saiful Alam Jaya beberapa waktu lalu.

Keputusan tersebut juga sebagai tindak lanjut arahan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan.

KUBE dinilai lebih efisien dalam meningkatkan ekonomi masyarakat miskin secara kolektif.

Menurut Zaiful Alam Jaya, pengalihan ini didasarkan pada evaluasi bahwa banyak penerima BLT sebelumnya tidak sesuai kriteria.

"Pengalihan ini bertujuan agar bantuan sosial lebih tepat sasaran dan dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih signifikan," ujarnya.

KUBE merupakan program berbasis kelompok yang terdiri dari 5-10 kepala keluarga. Program ini mendorong masyarakat miskin untuk bekerja sama dalam mengelola usaha, memanfaatkan dana yang terbatas untuk hasil yang lebih besar.

Zaiful menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan kebijakan langsung dari pemerintah pusat. 

"Langkah ini bukanlah usulan dari Bupati atau Wakil Bupati Rohil, melainkan kebijakan murni dari pusat," imbuhnya.

Sebagai bagian dari implementasi program, Dinas Sosial Rohil akan memantau secara intensif pelaksanaan KUBE. Evaluasi rutin dan pendampingan akan dilakukan untuk memastikan tujuan program tercapai.

"Kami berkomitmen untuk mengawasi dan mendampingi kelompok-kelompok penerima KUBE sehingga dana yang terbatas dapat dimanfaatkan dengan maksimal," tuturnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelatihan dan bimbingan teknis. Langkah ini dilakukan agar penerima manfaat dapat menjalankan usaha mereka secara mandiri. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved